Terbakar Api Cemburu, Remaja Tanggung Tikam Pinggang Saingannya

DIRAWAT: Korban MSN saat dirawat di Puskesmas Sengkol setelah ditikam remaja tanggung inisial JS, Rabu (23/2). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYASial menimpa MSN, warga Desa Sukadana Kecamatan Pujut. Pemuda 19 tahun ini harus mendapat perawatan setelah mengalami luka parah akibat ditikam menggunakan pisau yang mengenai bagian pinggang sebelah kanannya. Akibat luka ini juga, korban harus mendapatkan 15 jahitan di bagian pinggang dan empat jahitan di lengan kiri.

Pera pelaku diketahui merupakan remaja tanggung inisial JS, 16 tahun, warga Kecamatan Pujut. Korban ditikam pelaku JS karena terbakar api cemburu. JS dan korban dikabarkan tengah bersaing memperabutkan hati seorang anak dara berinisial E, 17 tahun, yang juga merupakan warga Desa Sukadana Kecamatan Pujut.

Kasus penganiayaan tersebut terjadi di Dusun Bajak Desa Sukadana Kecamatan Pujut, Rabu (23/2) sekitar pukul 16.00 Wita. Diduga kuat pelaku pembacokan JS yang saat itu datang bersama rekannya yakni S yang juga merupakan warga Kecamatan Pujut. Kini pelaku sudah diamankan di Polsek Pujut untuk diperiksa lebih lanjut, setelah pihak keluarga menyerahkan pelaku ke petugas, Kamis (24/2).

Kapolsek Pujut, IPTU Derpin Hutabarat ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga mengaku sudah mengamankan pelaku tidak lama setelah menikam korban. Aksi penikaman ini bermula sekitar pukul 15.00 Wita, korban inisial MSN datang ke rumah salah seorang perempuan inisial E yang masih satu desa dengan korban. “Saat itu korban menanyakan keberadaan E kepada ibu E. Ibu E lantas menjawab bahwa anaknya lagi di sawah sedang jaga tanaman jagung biar tidak dimakan monyet,” tutur IPTU Derpin Hutabarat, Kamis (24/2).

BACA JUGA :  Terlapor Kasus Bank NTB Syariah Bakal Diinapkan di RS

Setelah mendengar jawaban dari ibu E, akhirnya korban meminta izin kepada ibu E untuk mencari E. Ibu E pun mempersilakan MSN untuk mencari anaknya di sawah. MSN langsung  pergi menemui  E yang diketahui merupakan pacarnya itu ke sawah. Sekitar pukul 16.00 Wita, pelaku JS dan temannya berinisial S datang secara tiba-tiba. Tanpa ada basa basi kepada korban dan langsung menusuk korban memakai pisau atau sajam yang mengenai bagian pinggang sebelah kanan dengan jahitan 15 dan di tangan sebelah kiri dengan jahitan empat. “Setelah itu, pelaku langsung pergi dengan temannya dengan berkata kepada  korban, itu sudah upahmu rayu-rayu cewek saya dan langsung pergi bersama temannya. Setelah itu, cewek tersebut berteriak meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dan korban langsung dibawa ke Puskesmas Sengkol,” tambahnya.

BACA JUGA :  Coba Kabur, Jambret Bule Perancis Didor

Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pujut. Namun ternyata pelaku diantar keluarganya untuk diamankan di Unit Reskrim Polsek Pujut Polres Lombok Tengah pada Kamis (24/2) sekitar pukul 07.00 Wita. “Kedua pelaku yang diamankan adalah inisial JS umur 16 tahun, dan inisial S umur 14 tahun, sama-sama beralamat di Kecamatan Pujut,” tambahnya.

Ditegaskan Derpin, petugas juga sudah meminta keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian. Seperti perempuan yang menjadi penyebab permasalahan tersebut yakni E. Berdasarkan hasil interogasi awal, motif pembacokan tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu pelaku, karena korban mendahului bertemu dengan cewek inisial E tersebut. “Pada saat kejadian, kondisi pelaku dalam keadaan emosi dan cemburu terhadap korban. Pelaku telah diamankan di Polsek Pujut guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. Sementara inisial S hanya menemani pelaku,” tegasnya. (met)