Terapkan WFH, Bank Mandiri Pastikan Layanan Kantor Cabang Tetap Beroperasi

Bank Mandiri Mataram
PEMERIKSAAN : Tim security Bank Mandiri Area Mataram melakukan pemeriksaan suhu panas badan setiap nasabah yang datang bertransaksi, Selasa (17/3).

MATARAM – Pemerintah pusat telah menetapkan darurat wabah virus corona dan menginstruksikan semua kalangan, baik bisnis, hingga masyarakat umum melakukan antisipasi penyebaran virus covid-19. Hal serupa juga dikeluarkan Pemprov NTB untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang kini sudah membuat panik masyarakat di berbagai belahan dunia.

Di lembaga perbankan sendiri sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan wabah virus covid-19 tersebut. Seperti yang telah dilakukan Bank Mandiri dengan menerapkan konsep work from home (WFH) menyusul himbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah untuk mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19.

“Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan. Di sebagian besar unit kerja, Bank Mandiri juga mengimplementasikan split team dan Work From Home,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan, Senin (16/3).

Adapun cabang-cabang Bank Mandiri, tetap beroperasi normal dengan jam operasional 08.00-15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Bank Mandiri menyarankan nasabah dapat menggunakan aplikasi Mandiri Online terbaru yang dapat melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah.

Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staff perbankan di Bank Mandiri.

“Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call,” kata Rully.

Selain itu, nasabah juga dapat menggunakan layanan ATM 24 Jam, baik untuk tarik tunai maupun setor tunai. Saat ini, Mandiri memiliki 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, EDC serta jaringan e-banking lainnya.

Sementara itu suasana layanan perbankan kepada nasabah di Area Mataram tetap dalam kondisi normal. Hanya saja, setiap nasabah yang akan memasuki kantor layana, dilakukan pemeriksaah thermos scanner atau pemindai suhu panas. Jika nasabah memiliki suhu panas diatas 37,5 derajat celsius, maka nasabah tersebut tidak perbolehkan masuk dan bisa melakukan layanan perbankan dengan mobile banking atau lainnya. Sementara bagi nasabah yang lulus pengecekan suhu panas badan dibawah 37,5 derajat celcius, maka harus mencuci tangannya dengan sabun pembersih yang sudah disiapkan pihak Bank Mandiri.

Terpisah Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB Farid Faletehan mengatakan lembaga perbankan sudah memiliki aturan dan himbauan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan secara nasional. Langkah –langkah tersebut sesuai dengan ketentuan internal untuk mengantisipasi penyeberan virus corona.

“Untuk perbankan, diserahkan ke masing-masing untuk mengatur dan langkah-langkah apa saja diterapkan,” pungkas Farid. (luk)

BACA JUGA :  Bank Mandiri Berikan Motor Kepada Agen Jempolan