Tentukan Awal Puasa, Pemantauan Hilal Akan Dilakukan di Loang Baloq Mataram

Kepala Kemenag NTB Zaidi Abdad (DOK/RADARLOMBOK)

MATARAM–Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi NTB akan melakukan pamantuan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal puasa tahun 2021. Rencanakan akan dilaksanakan di Pantai Loang Baloq Ampenan, Mataram, Minggu sore (11/4/2021).

Hal tersebut disampaikan, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Dr. H. M. Zaidi Abdad, M.Ag. “Kalau Kemanag itu biasanya akhir bulan Sya’ban, paling tidak tanggal 28-29 Sya’ban sore biasa melakukan rukyatul hilal. Jadi memang sudah ada perencanaan untuk akhir bulan akan melakukan rukyatul hilal,” ujarnya kepada Radar Lombok, Jumat (9/4/2021).

Kanwil Kemenang lanjutnya harus melakukan rukyatul hilal sesuai dengan apa yang dilakukan Kemenang pusat dalam menentukan awal puasa. “Jadi harus rukyat. Kalau misalnya rukyatnya nanti itu kelihatan, bulannya sudah kelihatan maka akan ditentukan kapan waktu puasa. Tapi misalnya cuaca mendung terus dan tidak bisa kelihatan, maka biasanya juga akan menggenapkan sampai 30 Sya’ban-nya baru menetapkan awal puasa,” katanya.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Umumkan Awal Puasa 13 April 2021

Terkait dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan awal puasa pada 13 April 2021, itu kata Zaidi tidak menjadi masalah, karena memang mereka melakukan  hisab perhitungan tanpa melakukan rukyatul hilal. “Tapi saya pikir sama sajalah dan mudah-mudahan nanti kita bersamaan puasanya,” ucapnya.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Umumkan Awal Puasa 13 April 2021

Kalaupun juga ada masyarakat yang mengikuti Muhammadiyah untuk awal puasa 13 April 2021, silakan. Sebab sudah punya pedoman masing-masing. “Jadi kalaupun Muhammadiyah sudah menetapkan duluan dengan cara hisab ya itu juga ada dasarnya. Jadi silakan masyarakat yang memilih. Yang tidak mengikuti Muhammadiyah silakan. Ikuti pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) silakan. Yang tidak boleh itu berdebat kusir saling menyalahkan,” jelasnya.

Sebab pada intinya kata Zaidi, segala sesuatu itu harus ada kebersamaan untuk bisa dibicarakan dengan baik. (sal)