Tentara Galang Program, Masyarakat Senang

PRAYA-Terhitung awal Mei 2016 lalu dan berakhir pada bulan ini, Kodim 1620 Wira Bhakti Lombok Tengah melakukan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

Dalam program ini banyak yang dilakukan oleh Tentara di tengah masyarakat, termasuk membangunkan infarstruktur, poskamling, MCK dan beberapa sarana dan prasarana lainnya. Di Lombok Tengah, ada tiga desa yang menjadi sasaran TMMD, yakni Desa Ganti Kecamatan Praya Timur, Desa Loang Maka Kecamatan Janapria, dan Desa Mertak Kecamata Pujut.

Di desa Ganti misalnya, terlihat sejumlah aparat TNI bahu membahu bersama masyarakat gotong royong membangun sejumlah fasilitas, seperti di Dusun Manggu Daye dan beberapa dusun lainnya. TGH Lalu Farhan salah seorang tokoh di Desa Ganti mengaku sangat terbantu dengan program yang dilakukan TNI. Sebab apa saja yang telah dilakukannya, itu telah membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Dusun Manggu Daye dan Menseh.

Bukan hanya masyarakat saja yang sudah merasakan mamfaatnya, santri juga demikian, sebab pihaknya memiliki santri yang banyak, namun minim fasilitas. Dengan dibangunkannya tempat wudu, itu sangat ia syukuri. Karena sebelumnya, santri yang berjumlah kurang lebih 500 orang harus berjejalan mengantri untuk berwudu. “Alhamdulillah dengan program TMMD ini, santrinya tidak lagi bergiliran mengambil wudu,” katanya, kemarin.

Baginya, bantuan yang digelontorkan Kodim 1620 Lombok Tengah tidak pernah dibayangkan. Terhadap program dan bantuan yang telah diberikan, pihaknya mengharapkan kedepan program yang digalang oleh TNI, terus dilakukan. Sebab menurtnya apa yang dilaksanakan tepat dengan harapan dan keinginan masyarakat.

Sementara Dandim 1620/WB Lombok Tengah, Letkol Infantri Arie Tri Hedhianto mengatakan, pasukan loreng harus tegar dan mampu membuktikan kepada masyarakat, bahwa TNI sangat dekat. Termasuk apa yang sedang dilaksanakan saat ini. Dengan membangunkan sejumlah fasilitas ini nantinya manfaatnya akan kembali kepada masyarakat. Hanya saja pihaknya masih terbentur anggaran, sehingga tidak terlalu banya bisa diperbuat.

Dalam program yang sama di tahun kedepan, pihaknya menaruh harapan besar kepada pemkab untuk membantu, minimal dengan menambah anggaran. Sebab anggaran yang telah diberikan dalam program ini masih belum mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara utuh. “Jika ada nasib dan umur yang panjang, dalam program yang sama, kita harapkan anggaran dari pemkab lebih banyak,” harapnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid