Teler, Muzaki Garap Calon Istri Sepupu

DIAMANKAN: Lalu Muzaki, pemerkosa calon pengantin R diamankan Polres Lombok Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Rencana pernikahan LMR dengan R berubah geruh. Belum saja keduanya bermadu kasih dalam ikatan ijab kabul, R malah terlebih dahulu dinodai Lalu Muzaki.

LMR sendiri merupakan warga Desa Bonder Kecamatan Praya Barat. Sedangkan R, 19 tahun, calon istrinya merupakan warga Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya. Lara pernikahan pengantin ini berawal sekitar sebulan lalu, LMR melarikan (merariq/melaiq) R dengan maksud untuk dinikahi.

Sejatinya adat pernikahan masyarakat Sasak Lombok, LMR menitipkan calon istrinya di rumah bibinya, Inaq Safar. Kebetulan dalam rumah Inaq Safar juga anak lelakinya bernama Lalu Muzaki, 45 tahun. Dalam rentan waktu sebulan ini, LMR harus bersabar menanti masa indah di ranjang pengantin. Dia harus menunggu masa idah calon istrinya selesai dulu, baru kemudian melangsungkan ijab kabul. Maklum, R sendiri ketika dilarikan LMR masih berstatus janda yang belum lama bercerai dengan mantan suaminya.

Sembari itu, LMR harus bersabar dan tetap melaksanakan aktivitasnya sehari-hari sebagai pedagang makanan di wilayah Desa Pengadang Kecamatan Praya Tengah. Ia kerap meninggalkan calon istrinya untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Apalagi, calon istrinya tinggal bersebelahan dengan rumahnya.

BACA JUGA :  Penjual dan Calon Pembeli Sabu Diamankan

Selepas salat Isya sekitar pukul 20.20 Wita, Sabtu (22/1), R merasa kurang enak badan. Ia kemudian meminum obat dan beristirahat di kamar rumah Inaq Safar. Dalam sakitnya, R tiba-tiba merasakan ada yang meraba kakinya. Ia yang sudah memejamkan mata tiba-tiba terperangah dengan kejadian spontan itu. Matanya nanap membeliak memandangi sosok di hadapannya.

R yang terperanjat dengan sosok di hadapannya tiba-tiba berontak. Ia berusaha menendang sosok lelaki di hadapannya. Tapi tubuhnya yang lemah terenyak jatuh ke pembaringan. R lantas berusaha berteriak berontak sekuat tenaganya tapi usahanya sia-sia. Sosok tubuh di hadapannya terlalu kuat baginya untuk diajak berontak.

Seketika tubuh R digagahi sososk lelaki di hadapannya yang tak lain adalah Lalu Muzaki, saudara sepupu calon suaminya LMR. Kesakitan R tak sampai di situ, ia yang sudah terperanjat masih berusaha berontak hingga akhirnya bisa melepaskan diri. Ia berusaha melarikan diri dan mengadukan kejadian yang menimpanya kepada Inaq Safar, ibu Lalu Muzaki. Namun, Lalu Muzaki masih berusaha mengejarnya. Sadar bahaya masih bisa menimpanya, R kemudian mengamankan diri ke rumah Inaq Agus, tetangga yang tak jauh dari rumah Inaq Safar.

BACA JUGA :  Warga Negara Prancis Laporkan Investasi Bodong LTC ke OJK

Tak lama kemudian usai kejadian itu, LMR, calon suami R pulang dari aktivitasnya. LMR kemudian menanyakan perbuatannya kepada sepupunya, Lalu Muzaki. Namun, yang bersangkutan ogah mengakui perbuatannya. LMR yang tak terima dengan kejadian itu kemudian memilih jalur hukum dengan melaporkan LMR. “Atas kejadian tersebut, kemudian kasus itu dilaporkan ke Polres Lombok Tengah dengan No. LP/B/26/2022/SPKT Res.Lombok Tengah. Untuk saat ini, pelaku sudah diamankan di Polres Lombok Tengah. Informasi yang kita dapatkan bahwa pada saat tindak pidana terjadi, lelaki dalam keadaan mabuk,” terang Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto, Senin (24/1).

Informasi bahwa pelaku sering teler akibat minuman keras diperkuat keterangan warga sekitar rumah pelaku. Bahkan, pelaku kerap berbuat onar warga sekitar ketika dalam keadaan mabuk. “Polisi sudah mengamankan pelaku ke Polres Lombok Tengah dan melakukan koordinasi dengan Pemdes Bonder dan Desa Persiapan Masjuring terkait dengan langkah-langkah yang akan diambil atas tindakan asusila ini. Koordinasi ini sebagai langkah untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Hery. (met)