Tazkia Institut Siapkan 200 Beasiswa untuk Santri NTB

TADZKIA
BEASISWA : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah bersama Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin, Kamis (3/10) usai penandatanganan MoU program beasiswa, Kamis (3/10).

MATARAM – Keseriusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam mewujudkan NTB Sehat dan Cerdas melalui program beasiswa, ditunjukkannya melalui tindaklanjut pertemuan kerja sama dengan Institut Agama Islam Tazkia. Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah bersama Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin, Kamis (3/10) melaksanakan penandatangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa yang berlansung di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM).

Penandatanganan MoU terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sebagai upaya pemberantasan kemiskinan di NTB. Sebanyak 200 mahasiswa NTB akan mendapatkan program beasiswa tersebut di Institut Agama Islam Tazkia.

“Insyaallah, Pemprov NTB akan menyeleksi 200 mahasiswa NTB untuk belajar di Tazkia Institut,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah.

Gubernur mengatakan, MoU bersama Tazkia Institut ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa NTB yang ingin melanjutkan studinya. Oleh sebab itu, kesempatan baik ini, harus dimanfaatkan terlebih oleh santri Pondok Pesantren yang ada di NTB, untuk bisa mengirimkan anak didiknya, kuliah di Institut Agama Islam Tazkia untuk belajar ekonomi syariah berbasis industri halal serta, belajar ekonomi syariah berbasiskan pengembangan teknologi dan industri.

“NTB ini banyak sekali pondok pesantrennya, banyak juga hafiz Quran. Kedepan, kami berharap, anak muda NTB tidak hanya Hafiz Quran, tapi harus ahli juga di bidang accounting,” ujarnya.

Untuk itu, Gubernur Zul meminta anak-anak muda NTB yang ingin melanjutkan kuliah di jenjang S1 maupun S2 ilmu accounting di Tazkia Institut untuk menyiapkan diri dengan baik, mulai dari sekarang.

Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin menyebut sebanyak 200 mahasiwa yang akan mendapatkan beasiswa ini, wajib untuk kembali ke daerah. Dr Murniati juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap potensi ekonomi yang dimiliki oleh NTB.

“Barusan saja kita telah meninjau pembangunan KEK Mandalika, saya sangat terkagum-kagum dengan perkembangannya yang begitu pesat dimana kita telah mendeklarasikannya sebagai destinasi halal bagi dunia,” tutur Dr Murniati.

Ia berharap adanya pusat destinasi halal ini, menjadikan pembangunan di Mandalika dan juga pembangunan di NTB makin baik lagi dan kesejahteraannya berlimpah kepada masyarakatnya.

“Kedepan ekonomi NTB akan semakin baik lagi dan rakyatnya semakin sejahtera,” ujarnya. (sal)