Tarung Derajat NTB Pertahankan Prestasi di PON

Tarung Derajat NTB
BERLATIH: atlet Tarung derajat NTB, Kurniawan (baju merah) bersama dengan Murdani saat latihan di Padepokan Pencak Silat GOR 17 Desember Mataram. (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Petarung asal NTB semakin optimis menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang. Pasalnya, ke 5 petarung NTB saat ini sudah latihan bersama di Padepokan Pencak Silat, GOR 17 Desember Mataram.

Pelatih Tarung Derajat NTB, Dedi Noor Cholish mengatakan, pihaknya optimis akan menyumbang 2 medali emas di PON Papua. ‘’Alhamdullah saat ini Kurniawan sudah latihan bersama petarung NTB lainnya. Bahkan untuk saat ini ia berada di NTB dua bulan penuh untuk menurunkan berat badannya,’’ katanya kepada Radar Lombok, Minggu kemarin (4/3).

Baginya 2 medali emas yang telah ditentukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB dianggap bisa terpenui seperti hasil di PON Jawa Barat lalu. Namun yang harus menjadi pertimbangan yakni bahwa olahraga terukur ini rentan dengan hal-hal yang tidak diinginkan.

‘’Kalau kita target kita memang bisa meraih 2 emas seperti yang ditargetkan KONI NTB,’’ ucapnya.

Meskipun demikian, demi target tersebut semua anak asuhnya yang masuk Pelatda NTB diminta mampu membuktikan prestasinya. Dengan persiapan yang dimiliki semua petarung saat ini, dipastikan bisa memberikan yang terbaik.

Disamping itu, pihaknya terus mencoba merekam pertandingan lawan di setiap kejuaraan. Bahkan sebelum menghadapi event Pra PON. Langkah ini dilakukan sebagai upaya membaca kekuatan lawan.

“Itulah fungi taktik dan strategi membaca kekuatan lawan. Ibarat kita perang harus menyiapkan amunisi agar tepat sasaran,’’ jelasnya.

Diketahui, nama-nama petarung yang dibina diantaranya,  Kurniawan, Munawir Novi Jayanti, Rina Silviana dan Murdani. (adi)