Tanpa Struk, Pertamina Gratiskan Pembelian BBM PertaSeries

PERTAMINA
Sales Executive Retail Pertamina NTB Sigit Wicaksono, Kepala Bidang Pajak Daerah Bappenda Provinsi NTB Moh Husni, Ketua DPC Hiswana Migas NTB I Komang Mahendra Gandhi. (Devi Handayani /Radar Lombok)

MATARAM – PT Pertamina terus berinovasi guna memastikan optimalnya pelayanan terhadap konsumen di SPBU. Salah satunya melalui program Super (Senyum dan Struk Pertamina). Pertamina berani memberikan garansi berupa pemberian kembali uang konsumen 100 persen (refund), untuk pembelian PertaSeries (Pertamax, Dexlite, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex).

“Kalau ada konsumen menemukan operator SPBU yang melayaninya tidak baik dan tidak memberikan struk saat pembelian produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, maka uangnya dikembalikan 100 persen,” kata Sales Executive Retail Pertamina Area Ampenan Sigit Wicaksono, Kamis kemarin (10/1).

Pertamina bekerjasama dengan seluruh pengusaha SPBU di Pulau Lombok, bersama-sama mendeklarasikan komitmennya pada kesempatan launching program tersebut. Progam ini merupakan program yang pertama kali dilaksanakan di NTB.

BACA JUGA: Disdag NTB Pastikan Harga Bapok Stabil

“Program SUPER ini yang pertama kita laksanakan di Lombok, tahap pertama akan dimulai dari SPBU di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat. Mulai hari ini sampai dengan 28 Febuari 2019,” terangnya.

Kemudian, nantinya juga akan berlanjut ke wilayah Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara pada Maret mendatang. Program ini melibatkan secara aktif masyarakat untuk bersama mengawasi pelayanan di SPBU. Mekanisme program yang ditawarkan sangat sederhana, konsumen cukup mengikuti ketentuan yang tertera dalam poster di SPBU.

“Dengan mengirimkan video rekaman saat transaksi PertaSeries di SPBU melalui pesan Whatsapp ke contact center yang dibuat khusus untuk program ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah Bappenda Provinsi NTB Mohammad Husni mengaku mendukung aksi program dari Pertamina bersama pengusaha SPBU ini. Dengan menghimbau agar masyarakat beralih menggunakan BBM non subsidi yang notabenenya lebih berkualitas.

“Bila konsumsi BBM non subsidi meningkat, maka perolehan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKP) akan meningkat, dan itu menjadi pendapatan asli daerah untuk membangun NTB ” ujar Husni.

BACA JUGA: Satgas Pangan Temukan Beras Oplosan Beredar di Pasar

Ketua DPC Hiswana Migas NTB I Komang Mahendra Gandhi juga turut mendukung program Super dari Pertamina. Sudah waktunya untuk. membuktikan kepada konsumen setia SPBU Pertamina di Lombok, bahwa keramahan petugas SPBU bukan hanya sekedar selogan saja, namun hal ini dapat dilaksanakan.

“Konsumen PertaSeries harus lebih dispesialkan pelayanannya, agar semakin nyaman,” imbuhnya. (cr-dev)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut