Tamu MotoGP Segera Berdatangan ke Gili, Terminal Teluk Nara Kumuh

TAK TERAWAT: Terminal Teluk Nara kumuh tak terawat pascagempa 2018. Padahal tamu mau berdatangan ke Gili melalui penyeberangan Teluk Nara. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Terminal Teluk Nara yang berada di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang tak terurus hingga kini, sejak rusak akibat gempa 2018. Kondisi inipun dikeluhkan oleh pelaku jasa wisata yang bersiap menyambut wisatawan atau penonton MotoGP yang akan menginap di Gili. Di mana mereka akan menyeberang melalui Dermaga Teluk Nara.

“Kita belum lihat ada penyambutan penonton MotoGP yang dilakukan pemerintah daerah, setidaknya mereka melakukan penataan sepanjang jalan pintu masuk dari jalur kawasan Malaka hingga kawasan Terminal Teluk Nara,” ungkap Owner Ocean Express Gili Lombok Speed Boat, Mahbub kepada Radar Lombok, Kamis (10/3).

Baca Juga :  16.508 Warga KLU Masih Buta Aksara

Menurutnya, dengan penyambutan yang baik, maka dapat memberikan kesan yang baik pula kepada tamu sehingga mereka ketagihan datang, tidak hanya pada momentum MotoGP pada 18-20 Maret saja. “Kita ingin setelah MotoGP tamu-tamu berlanjut,” ucapnya.

Ia mengharapkan juga Terminal Teluk Nara dapat diperbaiki. Jikapun tidak bisa, maka dibersihkan saja, sehingga bisa dimanfaatkan untuk parkir mobil travel. “Kita ingin Terminal Teluk Nara dibersihkan seperti di Bangsal,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dishub KLU Wahyu Darmawansyah menyampaikan, pihaknya saat ini terkendala anggaran untuk memperbaiki Terminal Teluk Nara yang diperkirakan butuh Rp 1,5 miliar. Sementara untuk pembersihan pernah dilakukan sebulan lalu. “Besok kami akan turun bersih-bersih lagi untuk gedung terminal, sedangkan gedung Dekranasda itu yang punya gedung Diskoperindag,” ujarnya.

Baca Juga :  Patung Karya Seniman Jason di Gili Meno Mendapat Protes

Pada tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran Rp 500 juta untuk perbaikan Dermaga Teluk Nara saja. Nanti ada lima titik tangga di sekitaran Dermaga Teluk Nara untuk memudahkan penumpang naik ke kapal. Kemudian, perbaikan musala dan toilet. Namun, anggaran perbaikan itu dapat dieksekusi setelah MotoGP. “Jadi, kita baru bisa perbaiki sekitar bulan April, setelah MotoGP,” ungkapnya. (flo)

Komentar Anda