Taman Udayana Jadi “Markas” Pengguna Narkoba?

Hasil SIL Pihak BNN

Taman Udayana Kota Mataram
Taman Udayana Kota Mataram

MATARAM – Fakta menarik disampaikan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram. Pengguna Narkoba banyak berkumpul di tempat tongkrongan anak-anak muda seperti Taman Udayana. Pengguna juga banyak ditemukan di rumah kos pelajar dan mahasiswa.

Kepala BNN Kota Mataram Nur Rachmat mengatakan, dari hasil Skrining dan Intervensi Lapangan (SIL), ditemukan 55 orang atau 14,8 persen sebagai pengguna Narkoba. 55 orang itu yang berpeluang dirujuk ke tempat rehabilitasi. “ Itu hasil kegiatan SIL kita. Banyak kita temukan pengguna Narkoba di lokasi tadi,” ujarnya saat penyampaian kinerja akhir tahun BNN Kota Mataram kemarin.

Adapun yang temukan ini dari kalangan pelajar SMA dan SMK serta pelajar SMP di Kota Mataram. Sedangkan zat Narkoba yang digunakan antara lain ganja, sabu, obat-obatan medis yang disalahgunakan. Serta rokok dan alkohol. “ Itu jenis zat narkotika yang disalah gunakan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Pelaku Utama Pemerkosaan Siswi Madrasah Ditangkap

SIL disebutnya adalah terobosan terbaru yang dilakukan BNN. Yaitu kegiatan lapangan untuk menyasar pengguna Narkoba. Setelah kegiatan lapangan ini dilakukan, pengguna tersebut akan dibawa ke klinik. Seperti klinik BNN Kota Mataram maupun BNN Provinsi NTB. “ Jadi setelah SIL ini dilaksanakan, wajib hukumnya pengguna itu dirujuk ke klinik,” katanya.

SIL menggunakan metode terbaru. Personel BNN turun dengan menyamar dan ikut nongkrong di lokasi-lokasi tempat berkumpulnya anak muda. Kemudian BNN berupaya mendekati anak-anak muda yang nongkrong. Setelah beberapa kali bertemu, personel BNN dianggap teman sendiri. Kemudian terjalin tanya jawab layaknya teman. Anak muda yang didekati selanjutnya mulai terbuka dan bercerita sebagai pengguna narkoba. “Jadi kita sudah dianggap teman. Lama-lama kan dia mengaku sendiri sebagai pengguna Narkoba,” katanya.

BACA JUGA: Jadi Polisi Gadungan, Pegawai PU Diringkus

Kegiatan SIL ini, BNN menurunkan tiga orang personel. Mereka bertugas untuk menyamar. Saat turun lapangan, ketiganya berupaya untuk mendekati anak-anak muda yang sudah menggunakan narkoba. SIL dilakukan karena kondisi saat ini permasalahan Narkoba di Kota Mataram mengalami peningkatan. Diindikasikan dengan semakin banyaknya korban penyalahgunaan Narkoba dari semua kalangan. Terutama para generasi muda. “ Jadi SIL ini adalah kegiatan berbasis masyarakat. Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat agar paham dan menjauhi Narkoba,” pungkasnya.(gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid