Tak Terpilih, Pejabat Peserta Seleksi Kecewa

MUTASI: Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana menandatangani pelantikan pejabat di Kota Mataram, yang merupakan hasil dari Tim Pansel. (SUDIR/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pembagian kue kekuasan di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, dinilai tidak lepas dari hubungan kekerabatan dan kedekatan. Itu terlihat dari orang dekat Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, sampai ajudannya-lah yang mendapatkan promosi jabatan.

Kekecewaan itu diungkapkan peserta Pansel jabatan yang tidak terpilih. Dimana mereka menyayangkan sikap dari kepala daerah, dan juga Tim Pansel, yang menurut mereka hanya-lah “akal-akalan” dalam melakukan seleksi jabatan.

Seperti diungkap salah satu peserta Pansel yang enggan disebut namanya, bahwa seluruh pejabat peserta yang ikut Pansel semua sudah saling mengenal. Karena rata-rata tugasnya di lingkup Pemkot Mataram, sehingga otomatis saling mengetahui sebesar apa kontribusi masing-masing peserta Pansel dalam membangun Kota Mataram.

Namun meskipun ada tahapan seleksi melalui Pansel, maka yang dipilih juga tidak lepas dari orang dekat kekuasaan. “Kenapa tidak diumumkan hasilnya seperti dahulu. Mulai dari rangking satu sampai tiga,” sesalnya kepada Radar Lombok, Senin kemarin (8/8).

Bahkan ada pejabat peserta Pansel yang sudah bertugas selama 28 tahun di dinas terkait, tempat dia mengikuti seleksi jabatan, tetapi sayang tidak terpilih. Dan yang terpilih adalah orang yang dekat kekuasaan.

Baca Juga :  Delapan Peserta Pansel Rebutan Dua Jabatan Kadis

“Kalau mau terbuka, silahkan kita buka-bukaan dari tiga nama tersebut, yang diwawacara langsung Wali Kota. Ini ada apa kok tiba-tiba sudah dipilih,” sebutnya.

Untuk itu, maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan pihaknya, yaitu bakal melakukan pelaporan ke KASN. Karena menurutnya ini sudah sangat tidak wajar. Dalam beberapa kali dilakukan mutasi pejabat di Kota Mataram, makin kentara hanya orang dekat Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram saja yang dipilih selama ini.

Selain itu, lanjutnya, Tim Baperjakat juga dituduh banyak terlibat dalam promosi jabatan ini. Bahkan dia menemukan ada pejabat eselon II, orang dekat Sekda Kota Mataram yang “bermain” selama ini dalam menentukan jabatan di Kota Mataram.

Seperti diketahui, dalam mutasi jabatan kali ini banyak orang  dekat Wali Kota Mataram yang mendapatkan promosi. Seperti Yusuf, S.Pd, dengan jabatan lama Pengawas Sekolah Ahli Madya pada Dinas Pendidikan Kota Mataram, maka saat ini mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Baca Juga :  TPID Kota Mataram Raih Predikat Terbaik

Kemudian H. Carnoto, SKM, MM, jabatan lama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Mataram, mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pengendallian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram  (DP2KB). Dimana Carnoto merupakan orang dekat Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana.

Selain itu, juga ada ajudan Wali Kota Mataram yang mendapatkan promosi, yakni Gerrit Gebrian, S.STP, dengan jabatan baru sebagai Kepala Sub Bagian Protokol pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kota Mataram.

Sementara itu, Asisten KASN Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah 1, Sumardi, mengatakan bahwa kalangan peserta Pansel bisa menyampaikan laporan langsung, tentu saja dengan menyertakan alat bukti yang ditemukan. “KASN sifatnya terbuka. Silahkan pejabat Kota Mataram melaporkan hasil seleksinya, jika memang ada menemukan kejanggalan,” katanya. (dir)

Komentar Anda