Tak Kenal Lelah, Keliling dari Masjid hingga Kantor Pemerintahan

KURBAN : Dua wisatawan asing mengabadikan proses antre warga menunggu jatah daging kurban di kantor Wali Kota Mataram Senin kemarin (12/9) (Zulfahmy/Radar Lombok)

Hari Raya Idul Adha adalah berkah bagi warga miskin. Inilah waktu yang tepat bagi mereka berburu daging kurban dari masjid hingga kantor pemerintahan yang menyediakan hewan kurban.

 

 


ZULFAHMI – MATARAM


 

Tahun lalu, pembagian daging kurban oleh Pemkot dipusatkan di masing-masing kantor kecamatan. Ini untuk memudahkan pembagian serta menghindari adanya penumpukan calon penerima. Tahun ini tidak lagi. Pembagian daging dipusatkan di kantor wali kota.

Pada Hari Raya Kurban tahun ini, Pemkot hanya menyediakan 5 ekor sapi. Sekitar pukul 10.00 Wita usai sholat Id kemairn, warga tak mampu mampu yang berasal dari berbagai lingkungan mendatangi kantor wali kota.

Agar pembagian tertib, panitia terlebih dahulu membagikan kupon pengambilan. Tetapi sebagian warga justru bukan penerima kupon. Mereka rela antre berjam-jam menunggu giliran dibagikan.

Salah satu warga yang berburu daging kurban adalah Mardiah,  warga Lingkungan Gomong Lama Kelurahan Gomong Kecamatan Mataram. Saat ditanya, ia mengaku tak punya kupon. Tapi ia tetap saja datang dengan harapan mendapat sisa daging.” Sengaja saya datang, walau tidak ada kupon, siapa tahu ada sisa,” ungkapnya.

Mardiah adalah “pemain lama”. Setiap tahun saat Idul Adha, ia rajin berkeliling dari masjid ke kantor-kantor pemerintahan dalam rangka berburu daging.” Tidak hanya disini, kami mencari juga di tempat lain," ungkapnya.

Saat hari H, terkadang ia bisa mendapatkan lebih dari 5 kupon pengambilan di tempat yang berbeda-beda yakni yang disediakan oleh kantor pemerintah, swasta dan lain-lain.” Pokoknya dimana ada pembagian daging kurban yang bisa dijangkau, kita datengin," ungkap ibu ini.

Kemarin, kedatangannya ke kantor Wali Kota Mataram dengan harapan mendapat daging kurban.

Antrean warga pemburu daging kurban justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing yang melintas di depan kantor wali kota. Ada dua bule yang turun dari kendaraannya dan langsung mengabadikan momen antre warga.

Untuk antisipasi warga yang tidak memiliki kupon, Pemkot Mataram sudah menyiapkan langkah diantaranya dengan menyediakan satu ekor sapi tambahan.” Sudah kita antisipasi kalau kedatangan warga yang tidak membawa kupon,” tegas Kabag Kesra Kota Mataram. (*)