Tak Ada Damkar di Gili, Gubernur Janji Cari Cara Praktis Padamkan Api

Gubernur NTB DR H Zulkieflimansyah meninjau langsung bekas kebakaran villa di Gili Trawangan, Selasa (9/11/2021). (IST/DISKOMINFOTIK NTB)

TANJUNG–Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah meninjau langsung bekas kebakaran di Gili Trawangan yang menghanguskan 12 belas kamar Sunset Palm Villa. Kebakaran terjadi Senin (8/11/2021) sore.

Gubernur NTB bersyukur tidak ada korban jiwa dan berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. Bang Zul sapaannya, mengimbau kepada para pemilik vila atau properti agar tetap menempatkan pengelola atau petugas keamanan untuk menjaga aset-aset miliknya. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Mohon kepada para pemilik properti di tempat-tempat wisata usahakan jangan meninggalkan aset dalam keadaan tak berpenghuni, karena alasan apapun,” harap Doktor Ekonomi Industri tersebut didampingi Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, Selasa (9/11).

BACA JUGA :  Tiket Harian WorldSBK Mulai Dijual Offline di Lombok Epicentrum Mall

Gubernur mengingatkan kepada stakeholder yang hadir bahwa kehadiran staf atau pengelola adalah vital.
“Karena pencegahan dan pertolongan pertama bisa segera dilakukan jika ada penjaga atau staf terhadap bencana-bencana seperti kebakaran ini,” jelas Gubernur NTB didampingi Ketua TP PKK NTB Bunda Niken.

“Masyarakat harus tetap waspada. Hati-hati jangan membuang rokok sembarangan, bisa vatal akibatnya seperti kebakaran ini,” tutupnya.

Sebelum meninggalkan lokasi kebakaran Gubernur NTB juga berjanji akan mencarikan solusi, khususnya untuk daerah yang belum memiliki pemadam kebakaran (damkar) seperti Gili Trawangan.

BACA JUGA :  Juara Dunia WorldSBK Ditentukan di Sirkuit Mandalika

“Dengan Pak Wabup KLU, kami akan coba kami carikan solusi agar kalau terjadi kebakaran di tempat yang belum ada damkarnya seperti Gili ini ada cara lain yang praktis untuk segera memadamkan api,” tutupnya.

Sebelumnya, Senin (8/11) sore, Sunset Palm Villa terbakar dan hingga kini penyebab belum diketahui, namun ditengarai api semakin membesar dikarenakan cuaca yang terik dan embusan angin kencang. Selain cuaca panas, api cepat melahap karena bahan yang digunakan kamar hotel mudah terbakar. (DiskominfotikNTB/RL)