Tak Ada Anak Emas Di Mercedes

Marcedes F1

MONTREAL– Dalam kondisi genting seperti saat ini Mercedes menegaskan akan tetap memberik kebebasan kepada kedua pembalapnya untuk bertarung satu sama lain. Tidak ada pembalap nomor satu atau kedua di Mercedes, meski Ferrari telah menentukan Sebastian Vettel yang bakal didukung penuh sebagai kandidat juara dunia tahun ini.

Ferrari memang telah membantah bahwa strategi mereka di GP Monaco adalah team order.. Namun pembalap Mercedes Lewis Hamilton, dan banyak pengamat F1 yakin, strategi tersebut  disengaja dilakukan untuk mengamankan posisi Vettel di klasemen pembalap. Apalagi saat itu performa Hamilton sedang buruk dan kehilangan banyak poin karena hanya finis di posisi ketujuh.

Di GP Monaco dua pekan lalu, sebenarnya rekan setim Vettel, Kimi Raikkonen sangat berpeluang untuk menang karena start dari pole position. Dengan karakter trek yang sempit dan sulit untuk melakukan overtaking, hanya dengan strategi tim Raikkonen bisa dikalahkan. Akhirnya, dengan meminta Vettel pit stop lima lap lebih lambat dari Raikkonen, pembalap Jerman itu menang.

Kemenangan Vettel dan Hamilton yang finis di ketujuh, kini jarak keduanya di klasemen pembalap terpisah 25 poin. Itu sepadan dengan satu kemenangan seri. Non-Executive Chairman Mercedes Niki Lauda menyatakan, Vettel setidaknya harus gagal finis satu kali agar defisit poin bisa dikejar.

BACA JUGA :  2 Atlet Renang NTB Berpotensi di Popnas

Situasi sulit tersebut membuat Mercedes tak banyak pilihan untuk mempertahankan gelar juara dunia.Meski begitu Bos Mercedes Toto Wolff yakin akan tetap mempertahankan pendekatannya pada dua pembalapnya jelang GP Kanada akhir pekan ini. ”Kami punya dua pembalap hebat dan kami akan berpegang teguh pada filosofi awal untuk membiarkan mereka bertarung satu sama lain,” ucap Wolff dilansir Crash.

Wolff menjelaskan, Hamilton sudah beberapa kali menang di Kanada dan Bottas juga selalu tampil hebat saat masih membela Williams. ”Tinggal saat ini, menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk memberikan mobil terbaik untuk kedua pembalap,” terusnya. Hamiilton sudah menag lima kami di Sirkuit Giller Villeneuve. Sementara Bottas berdiri di podium dua kali beruntun di dua musim terakhir bersama Williams sebelum pindah ke Mercedes.

Setelah enam seri berlangsung, Ferrari dan Mercedes sama-sama berbagi tiga kemenangan.Tapi berbeda dengan Ferrari, dimana hanya Vettel yang selalu menjadi juara, di Mercedes Hamilton mengemas dua kemenangan dan Bottas satu kali. Ini yang membuat Mercedes juga sulit menentukan pembalap nomor satu. (cak)