Tahun Ini KLU Keluar sebagai Daerah Tertinggal

Djohan Sjamsu (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Pemda KLU optimis pada akhir tahun 2024 ini, KLU keluar dari status sebagai satu-satunya daerah tertinggal di NTB.

Bupati KLU Djohan Sjamsu mengatakan, status daerah tertinggal KLU siap dilepas. Meski belum resmi dikeluarkan secara tersurat, namun perubahan status tersebut telah diberitahukan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.
“Iya, info dari pejabat Kemendes saat pertemuan di Pemenang beberapa waktu lalu, kita insyaallah akhir tahun ini keluar dari status daerah tertinggal,” ujarnya, Senin (8/7).

Dijelaskan Djohan, keluar dari status daerah tertinggal tidak diberikan secara instan oleh Kementerian. Mereka menilai dari berbagai aspek. Mulai dari aspek kemiskinan, ekonomi, dan lainnya. “Banyak faktor yang dinilai. Daerah ini juga dinilai paling progresif untuk keluar sebagai daerah dengan status tertinggal sehingga kita menerima penghargaan dari pemerintah pusat beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Jika berbicara kemiskinan, pada awal berdirinya KLU kata dia angka kemiskinan mencapai 43 persen. Namun saat ini angka kemiskinan berhasil diturunkan menjadi 25 persen. Kemudian terkait perekonomian juga semakin membaik. Di mana capaian pertumbuhan ekonomi setiap tahun terus naik. Semula 3,49 persen pada tahun 2022 menjadi 5,10 persen pada tahun 2023.

Pihaknya pun terus berupaya meningkatkan perekonomian dengan memperbanyak investasi masuk ke KLU agar lapangan pekerjaan semakin banyak. Kemudian pembangunan infrastruktur juga terus digalakkan terutama infrastruktur jalan. “Dengan apa yang sudah kita lakukan ini insyaallah KLU bakal keluar dari status sebagai daerah tertinggal,” tuturnya. (der)

Komentar Anda