Tahun Depan, PNS Lobar Pakai Tenun Gumesa

GIRI MENANG – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Barat H. Joko Wiratno menargetkan mulai tahun depan seluruh PNS Lombok Barat harus menggunakan pakaian berupa kain tenun Gumesa saat ngantor sebagai bentuk promosi karya putra daerah. Gumesa adalah salah satu kampung di Kecamatan Gerung yang berada di atas bukit. Kampung Gumesa terkenal sebagai kampung penghasil kain tenun khas yang sudah dikenal luas.” Pak Bupati punya gagasan seluruh PNS harus gunakan tenun gumise, targetkan tahun depan sudah pakai,” ungkapnya kepada Radar Lombok, Jumat (20/5). 

Dinas telah meminta para perajin di Gumesa untuk membuat kain tenun sepanjang 8 ribu potong, sebab jumlah pegawai Lombok Barat mencapai 8 ribu lebih. Produksi harus dicicil sebab jumlah perajin sedikit dan tidak sebanding dengan jumlah pesanan. Minimal dalam sebulan bisa menghasilkan 120 meter. Masing-masing pegawai membutuhkan kain sepanjang 2,5 meter untuk pakaian atas saja.

Tenun khas Gumesa mungkin tidak cukup. Dinas juga menghubungi para perajin di Kebon Ayu Kecamatan Gerung, Babussalam Kecamatan Gerung, Kuripan Kecamatan Kuripan dan lain-lain. “ Mereka sudah mulai bekerja,” ungkapnya.

Jika seluruh pegawai Pemkab sudah memakai kain tenun khas Lombok Barat, baru dinas menyasar sekolah yakni pakaian siswa-siswi. Ini sebagai bentuk dukungan terhadap para perajin. Ini juga langkah memproteksi pasar lokal mereka di tengah persaingan yang ketat. “ Ini adalah gerakan pemberdayaan dan mencintai produk lokal,” paparnya.

Gerakan semacam ini tentu akan meningkatkan produksi lokal. Apabila gerakan ini sukses maka para perajin akan lebih sejahtera sehingga dapat mengurangi pengangguran.(flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid