Tahun 2023, Desa di NTB dapat Kucuran Rp 1,093 Triliun

Sudarmanto (FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Pusat kembali mengalokasikan anggaran dana desa (DD) untuk 1.005 desa di Provinsi NTB pada 2023 mendatang. Besaran alokasi DD yang akan dikucurkan pemerintah pusat mencapai sebesar Rp1,093 triliun.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi NTB, Sudarmanto menyampaikan bahwa sebanyak 1.005 desa yang mendapatkan kucuran anggaran tersebar di 8 kabupaten di provinsi NTB. Yaitu, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu dan Bima.

Dari 8 kabupaten tersebut, Kabupaten Lombok Timur tercatat memperoleh dana desa paling besar mencapai Rp 277,85 miliar, dan paling paling kecil Sumbawa Barat sebesar Rp47,99 miliar. “Jadi total pagu anggaran DD di NTB pada 2023 sebesar Rp 1,093 triliun,” ungkapnya di Mataram kemarin.

Ia merincikan besaran dana desa untuk masing-masing kabupaten di NTB pada 2023, mulai dari Kabupaten Lombok Timur mendapatkan pagu paling besar yaitu sebesar Rp 277,85 miliar. Kemudian, Lombok Barat mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp139,90 miliar, Lombok Tengah sebesar Rp 163,26 miliar, Lombok Utara sebesar Rp61,83 miliar.

Baca Juga :  103 TKI Kembali Tiba di NTB 

Selanjutnya Kabupaten Sumbawa mendapatkan pagu anggaran sebesar  Rp 148,11 miliar, Sumbawa Barat Rp 47,99 miliar, Dompu Rp69,61 miliar dan Bima Rp184,71 miliar. Sementara itu, Sudarmanto menyebutkan untuk penyaluran dana desa tahun 2022, sampai dengan 31 Oktober lalu, telah mencapai Rp 1,031 triliun atau 86,34 persen dari pagu sebesar Rp1,19 triliun.

Sudarmanto juga menyatakan kinerja penyaluran dana desa tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama di tahun 2021 yaitu sebesar 82,27 persen.

Baca Juga :  Jadwal Pembahasan Adendum GTI Diatur Ulang

Disamping itu, kinerja penyaluran dana desa di NTB juga lebih tinggi dari kinerja rata-rata nasional di tahun 2022, yakni sebesar 85,27 persen.

Sedangkan kinerja penyaluran tertinggi di Kabupaten Dompu sebesar 99,68 persen, sedangkan kinerja penyaluran DD terendah di Kabupaten Lombok Tengah yaitu baru sebesar 80,33 persen.

“Pertumbuhan realisasi Dana Desa di Provinsi NTB sampai dengan 31 Oktober 2022 naik 0,47 persen dibanding periode yang sama di tahun 2021,” ungkapnya.

Untuk penyaluran dana desa tahap III dan bantuan langsung tunai (BLT) bagi desa yang belum salur, kata Sudarmanto, diminta supaya segara mengajukan dokumen persyaratan sebelum batas akhir pada 26 Desember 2022 mendatang. (sal)

Komentar Anda