Tahanan Polsek Gunungsari Kabur, Petugas Piket Diperiksa Polda

Kombes Pol Artanto

MATARAM–Enam anggota Polsek Gunungsari, Lombok Barat menjalani pemeriksaan intensif setelah empat tahanan Polsek setempat kabur Senin malam (24/1) sekitar pukul 23.30 Wita.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto mengaku bahwa pihaknya kini tengah memeriksa petugas piket saat kejadian.”Anggota kita yang melaksanakan jaga tadi malam sudah dilakukan pemeriksaan oleh Paminal Polda maupun dari propam Polresta Mataram. Kita akan tindak anggota yang lalai melaksanakan tugas,”ujarnya.

Empat tahanan ini kabur dari ruangan selnya. Mereka merusak gembok ruang tahanan . Terkait apa alat yang digunakan para tahanan ini merusak gembok ruang tahanan juga saat ini masih dalam tahap pemeriksaan. “Itu belum diketahui pasti. Masih dalam tahap pemeriksaan,”tuturnya.

BACA JUGA :  Keluarga Novita Minta Rio Dihukum Mati

Keempat tahanan tersebut yaitu S alias Edi warga Ampenan, Kota Mataram. Jamuhur warga Monjok, Kota Mataram, Rizki warga Jempong Baru, Kota Mataram serta ada Saputra warga Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Mereka ini adalah para tersangka dalam kasus pencurian.
Informasi yang diserap Radar Lombok, tahanan ini diduga kabur setelah berhasil merusak gembok ruang sel tahanan.
Setelah itu para tahanan masuk ruang penyimpanan barang bukti dan keluar melewati jendela ruangan tersebut. Saat kejadian informasinya ada enam petugas yang tengah piket.

Artanto mengatakan tiga diantaranya sudah berhasil tertangkap Selasa (25/1). Edy dah Saputra ditangkapnya pada di wilayah hutan Sesaot, Lombok Barat sekitar pukul 06.30 Wita. Sementara Jamuhur ditangkap di sekitar Monjok Culik, Kota Mataram sekitar pukul 13.30 Wita. “Saat ini tinggal satu orang yang masih dikejar (Rizki),”kata Artanto.

BACA JUGA :  Kejati Proses Oknum Jaksa yang Diduga Tipu Warga

Terhadap Rizki pihaknya akan memaksimalkan upaya pencarian. Pihaknya berkomitmen bahwa tidak akan menghentikan upaya pencarian sebelum Rizki tertangkap. “Kepada masyarakat yang mengetahui informasi keberadaan yang bersangkutan mohon diinformasikan,”pintanya.

Terhadap Rizki, pihaknya juga mengingatkan agar segera menyerahkan diri. Sebab jika tidak maka akan diambil tindakan tegas. “Mau kemana pun dia lari pasti pada akhirnya akan tertangkap juga. Lebih baik menyerahkan diri,”tandasnya.(der)