Tabrakan Beruntun, Satu Nyawa Hilang

LAKALANTAS
NYUNGSEP: Lakalantas beruntun antara mobil Datsun Go, Daihatsu Xenia, dan Honda Vario yang menyebabkan satu orang korban meningga dunia, Senin (4/1). (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Tengah. Lakalantas beruntun kali ini terjadi sekitar pukul 11.20 Wita, Senin (4/1) di jalan raya Dusun Serewa Desa Pejanggik Kecamatan Praya Tengah. Yakni antara mobil Datsun Go, Daihatsu Xenia, dan sepeda motor Honda Vario.

Peristiwa nahas itu berawal saat mobil Datsun Go DR 1888 SD yang dikemudikan Joharniwati. Perempuan 36 tahun asal Desa Beleka Kecamatan Praya Timur, itu datang dari arah barat menuju timur (Praya-Keruak). Setibanya di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), Johariyah kemudian menyalip sebuah truk tronton.

Sementara di depannya, seorang pengendara sepeda motor Honda Vario yang diketahui bernama Hj Halimah tiba-tiba berhenti. Kejadian itu sama sekali tak disangka Joharniwati hingga kemudian menyeruduk sepeda motor itu dari belakang. Akibatnya, Halimah bersama motornya terpelanting ke tengah sawah di pinggir jalan. Warga Dusun Nyampi Desa Pejanggik Kecamatan Praya Tengah itu juga mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.

Tak sampai di situ, Joharniwati yang sudah lepas kontrok kembali menabrak sebuah mobil Daihatsu Xenia milik H Muhadis. Mobil warga Desa Pohgading Kabupaten Lombok Timur bernopol DR 1269 KG yang sedang terparkir di pinggir kanan jalan itu langsung ringsek. Sementara mobil Datsun yang dikendarai Joharniwati ikut terjun ke sawah pinggil jalan.

Kapolsek Praya Tengah, IPDA Geger Surenggana ketika dikonfirmasi membenarkan insiden tabrakan beruntun yang menghilangkan satu nyawa ini. Polsek Praya Tengah yang mendapatkan informasi soal insiden itu langsung bergegas ke TKP. Polisi langsung mengevakuasi semua korban serta kendaraan yang terlibat lakalantas.

Kata Geger, warga setempat yang mengetahui kejadian itu juga langsung membantu proses evakuasi. Korban Halimah sendiri sempat dilarikan ke RSUD Praya untuk mendapatkan perawatan intensif. Tapi korban tak bisa diselematkan akibat luka parah yang dideritanya. ‘’Untuk proses lakalantas ini akan ditangani langsung Polres Lombok Tengah,’’ kata Geger. (met)