Susu Kedaluwarsa Nyaris Disalurkan ke Warga

KEDALUARSA: Bantuan susu yang disalurkan ke kelurahan di Kota Mataram, banyak ditemukan yang masuk masa kedaluarsa bulan September ini. (SUDIR/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Bantuan susu yang disalurkan ke kelurahan-kelurahan di Kota Mataram, dan rencananya akan didistribusikan ke masyarakat. Ternyata banyak ditemukan yang telah memasuki masa tenggang waktu, atau kedaluwarsa pada bulan September ini.

Karena itu, pihak kelurahan pun menolak untuk menyalurkan kepada warganya, karena dapat membahayakan kesehatan. Padahal rencananya, bantuan susu ini akan dibagikan kepada warga, bertepatan dengan HUT Kota Mataram ke 29 tahun, Rabu kemarin (31/8).

Yang disayangkan, mengapa bantuan susu ini bisa lolos dari pengawasan Dinas Sosial Kota Mataram. Padahal, para pekerja sosial masyarakat (PSM) dibawah Dinsos Kota mataram yang diperintahkan ikut menyalurkan bantuan tersebut.

Saat ini bantuan susu tersebut, masih tertahan di beberapa kelurahan. Dan pihak kelurahan juga meminta Dinsos untuk melakukan penarikan.

Baca Juga :  Pansel Uji Orisinalitas Makalah Peserta Lelang Jabatan

Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Sudirman mengatakan bahwa dari hasil koordinasi dan pengecekan lapangan, memang benar ada susu dari vidoran dari PT Tempo yang hendak diberikan ke warga dan anak-anak melalui kelurahan masing-masing. “Tapi sudah disetop. Karena beberapa informasi susu itu mau masuk kedaluwarsa,” katanya kepada Radar Lombok, Rabu (31/8).

Dari hasil pengecekan, ditemukan susu expired atau kedaluarsa sampai akhir September. Sehingga pihak Dinsos Kota Mataram tidak berani mengambil untuk mendistribusikan. Kalaupun ada beberapa informasi yang didapatkan dari kelurahan telah mendistribusikan, maka itu langsung bersama dengan PT (perusahaan) tersebut, dan bukan dari Dinsos Kota Mataram.

Disampaikan Sudirman, ada beberapa kelurahan yang telah mengembalikan bantuan susu itu ke PT Tempo. “Kita sangat sayangkan, karena sebelumnya tanpa ada koordinasi dari pihak perusahan yang mau menyalurkan bantuan tersebut. Kami berharap kelurahan memberikan informasi dan melakukan pengecekan sebelum disalurkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Modus Sejumlah Restoran di Mataram Manipulasi Pajak

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Nyayu Ernawati menyayangkan adanya penyaluran bantuan susu yang mau masuk masa kedaluarsa itu. Dia berharap ini menjadi perhatian penuh para pihak, termasuk kelurahan mengecek dan mencegah penyaluran tersebut. “Kita harapkan dinas terkait lebih meningkatkan pengawasan. Barang konsumsi yang akan disalurkan ke warga harus betul-betul diperiksa demi kesehatan,” tegasnya.

“Ini jadi pembelajaran. Jangan ada lagi penyaluran yang tanpa izin dari dinas terkait, sehingga bisa dicek bersama-sama. Termasuk barang di gudang Dinsos Kota Mataram, harus betul-betul barang yang layak saji,” ujarnya. (dir)

Komentar Anda