Suriyadi Dilantik Sebagai Direktur RSUD Tripat

DILANTIK: Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid melantik Direktur RSUD Tripat di aula kantor Bupati Lobar, Rabu (28/9. (IST/RADAR LOMBOK )

GIRI MENANG –  Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid melantik Suriyadi  menjadi direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Patut Patuh Patju (Tripat), Rabu (28/9) di aula kantor Bupati Lombok Barat.

Dokter Suriyadi dilantik menjadi direktur setelah mengikuti seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk jabatan eselon II. Ia mengalahkan dua orang peserta seleksi lainnya.

Dalam pelantikan ini bupati berpesan agar direktur RSUD yang baru meningkatkan pelayanan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Tingkat kepuasan masyarakat dalam hal ini pasien maupun pengunjung. “ Mudah-mudahan Pak Direktur sudah memiliki konsep yang jelas terkait bagiamana menjadikan RSUD Tripat ini sebagai rumah sakit rujukan yang berkelas,” kata bupati dalam arahannya.

Baca Juga :  Gugatan Banding STIE AMM Dinilai Janggal

Fauzan menyampaikan kepada jajaran kepala OPD agar pada momentum HUT Lobar 17 April 2023 mendatang, semua fasilitas kesehatan terdiri dari dua rumah sakit masing-masing RSUD Tripat dan RSAM Narmada, serta seluruh Puskesmas di Lobar bisa berstatus net zero. “ Istilah ini relatif baru. Net zero itu maksudnya memerhatikan sumbangsih sebuah komunitas terhadap keramahan iklim, sekali lagi saya sampaikan bisa kita launching semua faskes di Lobar statusnya net zero pada HUT Lobar mendatang,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mewujudkan net zero ini tidak terlalu sulit kalau semua berkomitmen dan berkolaborasi. Ia sendiri melalui Asisten II sudah berkomunikasi dengan pihak terkait, diharapkannya dalam waktu dekat ini ada kerjasama untuk dua rumah sakit dan semua Puskesmas menggunakan tenaga surya.” Dan insyaallah kita akan dibantu 50 persen biayanya oleh UNDP,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perbaikan Rumah Korban Banjir Belum Ada Kepastian

Menurutnya, mungkin saja di awal biayanya lebih mahal, namun ia yakin 2-3 bulan akan lebih irit penggunaan listrik. Sehingga bisa lebih efisien. Ia berharap kedepan paralel dilakukan dengan penghijauan. Setelah jalan di Faskes, maka dilanjutkan penerapannya ke sekolah-sekolah. Sehingga semua sekolah bisa berstatus net zero.

Upaya ini lanjut Fauzan, harus dimulai oleh Pemkab Lombok Barat. Karena arah perkembangan dari dunia untuk menciptakan iklim harus dimulai dari fasilitas publik.(ami)

Komentar Anda