Sunarpi Fokus Peningkatan SDM

Prof Sunarpi (Ahmad Yani/ Radar Lombok)

MATARAM — Rektor Universitas Mataram  Prof Sunarpi bakal maju  di pilkada 2018.

Peningkatan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan di NTB menjadi fokus dan tujuan utama bagi pembangunan di NTB kedepan. " Pendidikan menjadi sektor utama untuk kita benahi dan tingkatkan kedepan," katanya kepada Radar Lombok di ruang kerjanya, Jumat kemarin (18/11).

Ia mengakui, tujuan untuk mencalonkan diri di pilkada NTB 2018 bukan persoalan jabatan dan kekuasaan. Namun lebih pada pengabdian dan dedikasi keilmuan yang dimiliki bagi percepatan kesejahteraan dan pembangunan di NTB. Dengan menjadi gubernur, ia bisa lebih mengoptimalisasi dan mendayagunakan berbagai potensi dan kedisplinan keilmuan yang  dimiliki bagi daerah ini.

Dengan latar belakang  seorang  pendidik, maka ia akan lebih memberikan prioritas bagi peningkatan kualitas, kapasitas dan kompotensi SDM masyarakat NTB melalui sektor peningkatan.

" Ini bukan an-sich soal jabatan dan kekuasaan sebagai gubernur, tapi ini soal pengabdian," tandasnya.

 Ia mengaku, bukan pilihan sangat mudah bagi dirinya memutuskan maju dalam Pilkada NTB 2018.

Terlebih, dirinya berlatar belakang sebagai PNS dan guru besar, serta bukan seorang politisi.

Namun tekad pengabdian bagi pembangunan di NTB, membuat dirinya memutuskan tetap bakal maju dalam pilkada NTB.

Ia pun siap menanggalkan jabatan sebagai rektor dan status sebagai PNS dan guru besar." Saya kira ini adalah resiko dari sebuah pilihan," ungkapnya.

Menurutnya, persoalan krusial dihadapi di NTB adalah pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Salah satu indikator IPM adalah pendidikan. Ia menilai, IPM Provinsi NTB berada diperingkat ke-30 dari 34 provinsi di Indonesia relatif masih sangat rendah.  Sebab itu, dengan fokus pada pembangunan pendidikan diharapkan mendorong dan meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM.

Akhirnya, peningkatan kualitas dan kapasitas SDM di NTB akan berdampak pada peningkatan IPM daerah secara nasional.

Meski disadari, bahwa fokus pada pembangunan SDM bukanlah program populis. Karena memang pembangunan SDM tidak langsung dirasakan dan membutuhkan proses waktu cukup panjang. Namun pembenahan dan peningkatan SDM melalui sektor peningkatan pendidikan harus dimulai dari sekarang. " Pembangunan sektor pendidikan adalah investasi masa depan. Tidak seperti pembangunan insfrasktruktur misalnya jalan dan irigasi yang langsung dirasakan," terangnya.

Apalagi, persaingan antar daerah dan bangsa kedepan kian kompetitif dan kompleks. Misalnya, di kawasan Asia Tenggara dengan diberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Itu menjadi sesuatu tidak dihindari. Sehingga sangat diperlukan ada kesiapan SDM memadai, berkualitas, produktif, cekatan, tangkas dan kapabel dalam menghadapi persaingan kian kompetitif tersebut.

Indonesia pada umumnya, dan NTB pada khususnya kedepan akan mengalami bonus demografi. Menurutnya, momentum bonus demografi dengan tersedia usia produktif cukup banyak tersebut harus dipersiapkan dan dimaksimal bagi percepatan pembangunan di NTB." Dengan tersedia banyak tenaga kerja usia produktif melalui bonus demografi ini adalah kesempatan dan peluang bagi mendorong dan mempercepat kemajuan. Asalkan, SDM harus dipersiapkan dari sekarang," imbuhnya.

Sunaprhi pun mengaku, dirinya mempertimbangkan dua opsi maju dalam Pilkada NTB.Yakni, melalui jalur parpol maupun jalur independen. Ia mengakui, sudah membangun komunikasi dengan parpol. Tak hanya berkomunikasi dengan parpol. Ia pun aktif turun silaturahmi kepada masyarakat baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Ia sudah bersilaturahmi kepada pondok pesantren, komunitas adat, peguyuban, pimpinan ormas, pelosok desa dan kelompok masyarakat.

Dengan silaturahmi itu dirinya ingin menyerap aspirasi dan keinginan langsung dari masyarakat terkait pembangunan dan harapan bagi NTB kedepan." Tapi semua kembali kepada pilihan masyarakat" pungkasnya.(yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid