Sumiatun Ingin Sekwan dari Internal

Hj. Sumiatun (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG-Mutasi besar-besaran yang dilaksanakan Bupati Lombok BaratH. Fauzan Khalid menyisakan 10 jabatan eselon II yang lowong. Di antaranya jabatan Sekretaris DPRD (Sekwan) Lobar.

HL. Saswadi yang sebelumnya menjabat Sekwan dipindah menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja.

Sumiatun sendiri membantah kalau keluarnya Saswadi akibat tidak betah di DPRD Lobar. Itu semua kata dia, karena keinginan mendapatkan pengalaman baru di tempat lain. “Beliau sangat bagus di sini. Tapi karena permintaannya seperti itu, ya kita tindak lanjuti. Jadi bukan tidak betah lah di sini, ingin dapat pengalaman baru,” jelasnya

[postingan number=3 tag=”jabatan”]

Kemudian perlu diketahui lanjut Sumiatun, di dalam Undang-Undang MD3, jabatan Sekwan memang harus melalui masukan dari pimpinan dewan. Sehingga tidak ada masalah pimpinan memberikan masukan atau usulan kepada bupati.

Adapun untuk pengisian jabatan Sekwan yang kini masih lowong lanjutnya, dia berharap agar bisa diisi oleh unsur pejabat eselon III lingkup Sekretariat DPRD Lobar melalui seleksi terbuka yang akan diadakan oleh panitia seleksi bentukan bupati. “Untuk Sekwan kita inginkan dari dalam sekretariat dewan. Banyak yang mampu di sini. Biar kita juga tidak lama penyesuaiannya,” tandas Ketua DPD II Partai Golkar Lobar ini.

Menanggapi hal ini, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengatakan memang untuk posisi Sekwan harus dikomunikasikan dengan pimpinan dewan. Namun Fauzan tetap mempersilahkan para pejabat yang memenuhi syarat mengikuti seleksi terbuka yang sudah dimulai untuk posisi Sekwan. Begitu pula dengan sembilan jabatan lainnya. Karena 10 jabatan yang dilelang terbuka untuk semua pejabat. “Ya nanti saja kita lihat, jangan kita mendahului takdir,” tandasnya. (zul)