Sumiatun dan IDP Dikabarkan Dapat Diskresi DPP Golkar

Sari Yuliati (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Dari lima ketua DPD II Golkar yang mengajukan diskresi pencalonan periode ketiga di Musyawarah Daerah (Musda) X, kabarnya hanya dua orang yang keluar diskresinya dari DPP yakni Ketua DPD II Golkar Lombok Barat Sumiatun dan Ketua DPD II Golkar Bima Indah Dhamayanti Putri (IDP). “Ibu Sumiatun dan Ibu IDP yang diberikan diskresi oleh DPP,” kata salah satu sumber di internal Golkar, kemarin.

Kemudian tiga kader lain dikabarkan ditolak diskresinya oleh DPP yakni Ketua DPD II Golkar Lombok Utara Djekat, Ketua DPD II Golkar Lombok Timur Daeng Paelori dan Ketua Golkar Sumbawa Barat Syaifullah. “Yang diberikan diskresi menjabat sebagai kepala daerah aktif,” ungkap sumber ini.

Sementara itu Korda DPP Partai Golkar untuk NTB, Sari Yuliati menegaskan, sejauh ini DPP belum menerbitkan diskresi lima Ketua DPD II yang mengajukan. Soal kabar diskresi hanya untuk Sumiatun dan IDP, Sari tak mau berspekulasi. Karena itu sepenuhnya kewenangan dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. “Iya, Kita tunggu saja surat diskresi,” imbuhnya.

Soal kapan diskresi terbit, Sari juga tak mau berspekulasi. Ia berharap secepatnya agar Musda II di lima daerah itu bisa segera dilaksanakan.

Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana mengungkapkan, pihaknya belum bisa menjadwalkan Musda di lima DPD II. Karena masih menunggu terbitnya diskresi DPP untuk lima ketua DPD II yang mengajukan. “Kita masih tunggu diskresi DPP,” ungkap Wali kota Mataram ini. (yan)