Sulhan Janjikan Rp 25 Juta Per Dusun

SULHAN JANJIKAN RP 25 JUTA PER DUSUN
Wakil Ketua III DPRD Lobar Sulhan Muchlis, ST menerima formulir pendaftaran dari panitia pendaftaran Balon Bupati-Wakil Bupati Lobar DPC PKB Lobar, Senin (24/7). (IST FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG-Wakil Ketua III DPRD Lombok Barat (Lobar) Sulhan Muchlis, ST memantapkan diri untuk maju menjadi Calon Bupati Lobar pada kontestasi Pilkada Lobar 2018. Mantan Ketua KNPI NTB inipun mendaftarkan diri di partainya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senin (24/7) kemarin, diawali dengan pengambilan formulir.

Dikatakan oleh pria yang kritis terhadap penganggaran di DPRD Lobar ini, mendaftarnya dia di DPC PKB Lobar merupakan amanah dan aspirasi dari masyarakat untuk melihat dirinya mengabdi lebih maksimal lagi, berbuat untuk kesejahteraan masyarakat Lobar lima tahun ke depan. “Selain juga merupakan hak konstitusi warga negara dipilih dan memilih dan hak politik kami juga sebagai kader PKB yang akan memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat Lombok Barat,” jelas Ketua Pemuda Pancasila Lobar ini.

Seperti diketahui, ini merupakan pendaftaran perdana Sulhan di partai. Diungkapkannya, sebagai kader PKB, dirinya akan mendaftar di partai sendiri dahulu, baru nanti akan mendaftar di partai-partai lainnya untuk berkoalisi, dikarenakan semua partai tidak bisa mengusung sendiri pasangan calon. “Sesuai dengan arahan DPP minggu kemarin saat kami menghadap, yang pasti DPP akan mengusung kader sehingga kami diperintahkan untuk mencari partai koalisi, kecuali kader tidak ada yang mampu baik secara popularitas maupun kesiapan lain-lainnya, mungkin saja, DPP akan menunjuk atau mengusung orang lain atau non kader,” ungkap putra TGH. Mukhlis Ibrahim ini.

Lebih lanjut terkait kondisi Lobar diungkapkannya, dari sisi infrastruktur, Lobar sebenarnya sudah lebih baik dari kabupaten lain, tetapi ke depan Lobar ini butuh pemberdayaan ekonomi masyarakat yang percepatannya lebih atraktif, karena perputaran ekonomi di Lobar masih stagnan. “Masyarakat tidak medapatkan multiplier effect dari anggaran APBD yang Rp 1,6 triliun itu,” ujarnya.

Apalagi dana Rp 1,6 triliun itu hampir Rp 900 miliar untuk belanja pegawai, di mana setengah belanja pegawai itu dibelanjakan di luar Lobar. “Insya Allah kalau kami dapat menjadi kepala daerah, kami akan berikan bantuan kepada setiap dusun masing-masing Rp 25 juta (Di luar ADD dan DD). Rp 25 juta kali 850-an dusun, itu kurang dari Rp 25 miliar. Itu untuk modal usaha masyarakat kecil seperti pedagang pelecing, bakulan dan usaha kecil lainnya,” tandasnya.

Seperti diketahui PKB memiliki lima kursi di DPRD Lobar. Sementara syarat minimal kursi di DPRD Lobar untuk bisa mengusung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati di KPU adalah sembilan kursi. (zul)