Sulap Sampah Jadi Barang Ekonomis

Maya Sarinita Amra, SStp (Sudir/Radar Lombok)

Sampah diidentikkan dengan barang yang kotor dan bau, tentu saja tidak sedap dipandang mata. Namun sebagian orang justru bisa mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

Maya Sarinita Amra, SStp misalnya. Salah satu pegawai di Kelurahan Monjok ini dikenal sebagai perempuan inovatif mengolah sampah. Maya dikenal sebagai perempuan yang penuh ide. Bagi Maya, sampah merupakan berkah serta bernilai ekonomis setelah didaur ulang sedemikian rupa. “ Sampah bisa diolah dengan tampilan lebih kece sehingga bisa bernilai ekonomis, seperti sampah plastik,” katanya kemarin.

Waktu kosong yang dimilikinya dimanfaatkan ke hal positif. Di lingkungan tempat tinggalnya yakni di Lingkungan Banjar, ia mengolah sampah bekerjasama dengan bank sampah yang dikelola warga. Sampah yang dikumpulkan kemudian dijual ke industri daur ulang untuk diolah kembali menjadi barang keperluan sehari-hari.

Sekarang, kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan sampah mulai merebak di berbagai daerah terutama di perkotaan. Sebutan untuk kegiatan ini bermacam-macam seperti usaha lapak rongsokan, jasa pengelolaan sampah, jasa pengelolaan limbah, dan bank sampah. Bahkan dari kegiatan bank sampah, muncul usaha ekonomi kreatif seperti mendaur ulang sampah menjadi kerajinan bernilai ekonomi tinggi.(dir)