Suka dan Duka Guru di Pulau Maringkik, Mengajar di Tengah Ancaman Cuaca Buruk

Suka dan Duka Guru di Pulau Maringkik
MENGABDI : Dua guru yang selama ini mengabdi di sekolah di Pulau Maringkik, Jamilah dan Erni Srianti. (Janwari Irwan/ RADAR LOMBOK)

Hari ini adalah Hari Pendidikan. Pendidikan yang baik adalah juga soal guru yang berkualitas. Nah di Lombok Timur masih banyak guru yang hidupnya memprihatinkan dan butuh perhatian pemerintah. Diantaranya yang selama ini mengajar di Pulau Maringkik.


JANWARI IRWAN-LOTIM


Waktu menunjukkan pukul 12.30 Wita. Siswa berhamburan keluar ruangan untuk pulang. Sekolah mereka tidak jauh dari pesisir pantai. Siswa dan guru selanjutnya menunggu perahu yang mengangkut mereka ke daratan.

Mereka adalah siswa dan para guru SDN 2 Tanjung Luar yang berada di Desa Maringkik Kecamatan Keruak. Letaknya di sebuah pulau. Setelah sekian lama menunggu, perahu mereka pun tiba. Mereka dijemput oleh warga.

Sudah 10 tahun Erni Srianti mengajar di SDN 2 Tanjung Luar. Setiap hari ia bolak-balik dari rumahnya di Montong Belae Kecamatan Keruak. Saat ditanya soal suka-duka mengajar di SD ini, ia mengaku sangat banyak baik cerita manis maupun pahit.”  Perahu saya sudah tiga kali terbalik di tengah laut,”tuturnya saat ditemui belum lama ini.