Suhaili Lebih Seksi Diusung Gerindra

KOMPAK: Suhaili FT-Morry Hanafi disebut-sebut disodorkan Partai Gerindra kepada Partai Golkar. Keduanya sangat terlihat kompak saat menyambut Prabowo Subianto di Lombok Tengah (Yan/Radar Lombok)

MATARAM—Pengamat politik NTB, Dr. Kadri berpandangan, acap kali aktivitas yang dilakoni tokoh politik memiliki makna. Baik bahasa verbal maupun non verbal.

Misalnya, pertemuan ketua umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan bakal calon gubernur, Suhaili FT. Pertemuan itu bisa dimaknai bahwa Partai Gerindra sangat respek dan nyaman dengan Bupati Lombok Tengah itu.

“Itu artinya sinyal Suhaili FT lebih berpeluang didukung dan diusung Partai Gerindra ketimbang bakal calon Gubernur lainnya,” kata pengajar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram itu, kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (8/3).

Bukan tanpa alasan dirinya melihat Partai Gerindra lebih nyaman dan sreg mendukung dan mengusung Suhaili FT sebagai bacagub di Pilkada NTB bila dibandingkan bacagub lainnya. Misalnya, Ahyar Abduh, Prof. Sunarphi dan bacagub lainnya.

Pertama, Suhaili FT juga ketua DPD Partai Golkar NTB tersebut memiliki tingkat elektibilitas, popularitas dan kesukaan pemilih tinggi. Sehingga Bupati Lombok Tengah memiliki kans atau peluang menang cukup besar.

[postingan number=3 tag=”politik”]

Kedua, posisi Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Fathul Bahri notabenenya kader Partai Gerindra membuat partai berlambang kepala garuda itu sangat berkepentingan menjagokan Suhaili.  Andai Suhaili FT maju dan menang, maka Lalu Fathul Bahri secara otomatis naik menjadi bupati. Tentu, itu akan memberikan keuntungan besar bagi Partai Gerindra.

Ketiga, kabupaten Lombok Tengah merupakan daerah sangat seksi dengan investasi. Terlebih ada KEK Mandalika Resort. Karena itu, pimpinan parpol yang notabenenya dikomandani pengusaha sangat berkepentingan dengan investasi tersebut.

“Makanya Suhaili FT lebih seksi didukung dan diusung Partai Gerindra,” imbuhnya.

Meski begitu, dunia politik disebutnya sangat dinamis. Sehingga sangat mungkin pula, Partai Gerindra berpaling dari Suhaili FT jika nanti dalam komunikasi politik tidak ada kesepakatan di antara kedua belah. Misalnya, Suhaili FT tidak mau menggandeng kader Gerindra sebagai bakal calon wakil gubernur.

Terlebih, Partai Gerindra mematok kader sebagai bacawagub. Gerindra pun santer dikabarkan menjodohkan Suhaili FT dengan Morry Hanafi. Morry sendiri adalah Wakil Ketua DPRD NTB dari Fraksi Partai Gerindra.

“Politik itu adalah negosiasi dan kesepakatan,” tandasnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTB, Hamja, menilai sosok Morry Hanafi sangat layak dan punya kapasitas didukung dan diusung Partai Gerindra sebagai calon Wakil Gubernur NTB. “Saya sangat setuju Pak Morry maju jadi calon wakil gubernur,” kata politisi asal Lombok Timur itu.

Menurutnya, sosok Morry Hanafi sudah dua priode sebagai anggota DPRD Provinsi NTB dapil Bima, Kota Bima dan Dompu. Dengan demikian, bisa menjadi modal sangat berharga baginya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mendampingi gubernur NTB.

Andai Morry Hanafi diberikan kepercayaan dan amanah dari masyarakat pemilih, figur Morry dianggap sangat cocok megemban amanah tersebut.  Morry pun dinilai figur muda sangat cerdas dan santun. Dengan usia relatif masih muda sehingga DPP Partai Gerindra pun memberikan kepercayaan dan amanah kepada Morry Hanafi sebagai wakil ketua DPRD NTB.

Morry pun dinilai memiliki basis dukungan riil di Pulau Sumbawa. Terutama di Kota Bima, Bima dan Dompu. “Dari kualitas, kapasitas dan kompetensi tidak kita ragukan lagi Pak Morry,” pungkasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid