Suhaili-Amin Ogah Obral Janji

SUHAILI AMIN
Pasangan Cagub NTB, Suhaili – Amin ketika menggelar pertemuan sekaligus dialog dengan masyarakat beberapa waktu lalu.

MATARAM – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 1 HM Suhaili FT dan HM Amin ogah mengobral janji politik.

Sebagai petahana, Amin mengaku menerapkan pola berbeda dengan calon lainnya. Jika para calon berbicara janji (akan, hendak, bakal, dan rencana) lainnya. Maka, Amin lebih suka pada penunjukan bukti nyata kerjanya selama mendampingi TGB M Zaenul Majdi menjadi wakil gubernur selama lima tahun ini.

Menurut Amin, sebagai satu-satu calon yang sudah menjabat di tatatan Pemerintah Provinsi NTB. Tentunya, Amin mengaku tahu apa yang sudah dan akan dilanjutkan seterusnya ketika terpilih nanti bersama pasangannya HM Suhaili FT. ‘’Kita tak perlu umbar janji. Kita cukup menunjukkan apa yang sudah kita lakukan selama lima tahun ini bersama TGB. Bahkan tanpa ditunjukkan sekalipun, banyak yang akan mengapresiasi dengan sendirinya,’’ kata Amin yakin.

Bersama TGB, sambung dia, NTB dibuat melesat cepat. IPM membaik adalah wujud bukti kerja keras pasangan gubernur dan wakil gubernur tersebut. Perbaikan IPM itu dalam arti sederhana adalah perbaikan dalam tiga sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Program-program yang dibuatnya bersama gubernur selama lima tahun terbukti mampu memperbaiki keadaan. Kualitas layanan pendidikan meningkat, angka putus sekolah berkurang, jumlah lulusan perguruan tinggi bertambah. “Kualitas SDM NTB pun sudah meningkat. Dengan dibuktikan ada peningkatan IPM” ucap ketua DPW Partai Nasdem NTB itu.

Dari segi kesehatan, angka kematian ibu dan bayi menurun. Pelayanan medis makin merata diterima masyarakat. Rumah sakit dibenahi, tenaga kesehatan ditambah, dengan kualitas pelayanan yang juga dinaikkan levelnya. Terjangkau dan tidak membebani jadi konsep yang dikembangkan. ”Itu ikhtiar Pak Gubernur bersama saya,” kata Amin.

 Dari aspek ekonomi, capaiannya jelas. Pengangguran berkurang, kemiskinan juga berkurang, investasi meningkat, pertumbuhan membaik. Sehingga roda ekonomi makin cepat berputarnya. Yang paling penting menurut Amin adalah terus menekan tingkat kesenjangan yang diakui masih ada. ”Hasil-hasil itu adalah buah kerja keras,” paparnya.

Gambaran beberapa capaian itu menggambarkan  Amin sebagai sosok yang penuh pengalaman. Jauh melebihi tujuh kandidat lain, yang umumnya berlatar kepala daerah tingkat dua, anggota dewan, atau akademisi. Dengan pengalamannya itu, ia tak perlu lagi meraba dan belajar dari nol jika nantinya kembali terpilih. Justru Amin yang akan menjadi mentor bagi Suhaili yang didampinginya untuk masalah-masalah NTB.

Sisi positif lain yang melengkapi sosok seorang Amin adalah sikap bersahaja yang dimilikinya. Lama di DPRD Sumbawa, ia juga sempat berada di DPRD NTB. Kini lima tahun sudah menjabat sebagai wakil gubernur. Gaya bersahaja itu juga dibawanya kala memimpin. Oleh orang disekitarnya, ia dikenal sebagai pribadi ramah yang murah senyum. Tak bersekat, dan dekat dengan masyarakat adalah penggambaran lain dari seorang Amin. ”Saya tak suka protokoler-protokoler,” imbuhnya.

Amin yang berlatar advokat menjadi sosok pribadi yang pas dari dua sisi. Kenyang pengalaman, namun bersahaja. Satu sisi pengalaman membuatnya mengerti masalah, namun pribadi bersahaja itu membuatnya tak ragu mendengar masukan. Artinya ia akan terus mau belajar untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan terbaik bagi masyarakat. ”Sekarang saya berjuang melanjutkan bersama Pak Suhaili,” pungkasnya. (tim)