Suhaili-Amin Butuh Rp 100 Miliar Untuk Menang Pilkada NTB ?

Suhaili-Amin Butuh Rp 100 Miliar Untuk Menang Pilkada NTB
Suhaili-Amin

MATARAM – Kontestasi pilkada NTB ditaksir berbiaya sangat mahal.

Dibutuhkan dukungan dana besar bagi kontestan memenangkan suksesi perebutan kursi kepala daerah tersebut. Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB, Misbach Mulyadi mengungkapkan, untuk bisa memenangkan paket pasangan Suhaili FT-Muhammad Amin di pilkada NTB 2018 dibutuhkan anggaran Rp100 miliar. Anggaran ini disebutnya bisa lebih jika melihat kebutuhan suksesi.“Bahkan bisa lebih, bukan hanya Rp 100 miliar,” katanya, Senin kemarin (30/10).

Menurutnya, jika dikalkulasikan jumlah anggaran yang sudah digunakan sejak awal rencana mencalonkan diri sebagai gubernur NTB oleh Ketua DPD Golkar NTB, H Moh Suhaili FT sudah menghabiskan dana mencapai ratusan juta rupiah, bahkan lebih. Jumlah tersebut belum terhitung lagi kegiatan diluar agenda yang direncanakan. Anggaran diluar agenda tersebut terbilang tidak sedikit.

“Diluar agenda saja itu sudah berapa kita habiskan,” ungkap mantan anggota DPRD Provinsi NTB tersebut.

BACA JUGA :  Gerindra Lombok Utara Siap Dukung Ketua DPD Baru

Ia menuturkan, dari pengalaman yang ada, pengeluaran paling besar atau paling berat biasanya saat pencalonan nanti, yakni untuk honor saksi. Dimana hitungan per saksi sebesar Rp 250 ribu per orang.

Dengan asumsi butuh dua orang sakai per TPS. Sehingga tinggal dikalikan dua saksi dengan jumlah TPS secara keseluruhan terbesar di wilayah NTB.

Selain, biaya saksi. Yang juga nanti akan mengurangi anggaran pada saat kampanye door to door, buat bazar dan lain berbagai kegiatan lainnya. “Kita saat ini butuh Rp 50 miliar. Angka itu gabungan Golkar dan NasDem,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengatakan, anggaran yang dikeluarkan untuk pencalonan ketua DPD Partai Golkar NTB, Suhaili FT bersumber dari kader partai berlambang pohon beringin. Termasuk para kader yang kini duduk sebagai anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

“Jadi sumbernya anggaran dari para kader,” tandasnya.

Bahkan, Misbach pun menyebut bahwa paket pasangan Suhaili FT-Amin sebagai pasangan cagub/cawagub termiskin. Dibandingkan dengan pasangan calon lain, pasangan Suhaili-Amin dianggap paling miskin. (yan)