Suhaili Ambil Formulir Pendaftaran di PPP

AMBIL FORMULIR: Sekretaris DPW PPP Provinsi NTB, Muhammad Akrie menyerahkan formulir pendaftaran kepada bacagub Suhaili FT yang diwakili tim relawan (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM — Sesudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). bakal calon gubernur (Bacagub) Suhaili FT kembali mengambil formulir pendaftaran di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Suhaili FT diwakili tim relawan. Pengambilan formulir dilakukan di kantor DPW PPP Provinsi NTB dan diterima langsung Sekretaris DPW PPP Provinsi NTB Muhammad Akrie. Tim relawan Suhaili FT, Bahidin mengatakan, keputusan bacagub Suhaili mengambil formulir dan mendaftar di PPP karena pihaknya sudah lama membangun dan menjajaki komunikasi politik. Sehingga pihaknya berketatapan untuk mendaftar dan mengikuti mekanisme penjaringan calon kepala daerah  di PPP. ” Prinsipnya, Pak Suhaili siap mengikuti mekanisme penjaringan di PPP,” katanya kepada Radar Lombok Kamis kemarin (6/4).

[postingan number=3 tag=”politik”]

Sebelumnya, pihaknya sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya, keputusan mendaftar di kedua parpol tersebut tidak terlepas dari ada hubungan emosional erat sebagai warga Nahdyin. Kedua parpol tersebut adalah parpol berbasis masa Nadhyin. Oleh karena itu, pihaknya memastikan siap mengikuti semua mekanisme penjaringan di kedua parpol tersebut. ” Kami optimis Pak Suhaili akan didukung kedua parpol tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Provinsi NTB, Muhammad Akrie mengatakan, bacagub Suhaili menjadi bakal calon keenam yang  sudah mengambil formulir pendaftaran di tim penjaringan DPW PPP NTB. ” Sebelumnya sudah ada 5 calon mengambil formulir,” ungkapnya.

Adapun ke 5  bakal calon yang  sudah mengambil formulir tersebut yakni Ahmad Rusni, Sunardi Ayub, Muhammad Aris, Ahyar Abduh dan Lalu Irham Srigede. Adapun batas pengembalian formulir ini  sudah tentukan hingga nanti awal Mei. ” Masih ada relatif satu bulan untuk pengembalian formulir,” kata Akri.

Dikatakan, dalam proses penentuan bacagub dan bacawagub, PPP sendiri memiliki mekanisme tersendiri yakni mulai dari mukerwil, desk pilkada dan nanti terakhir akan dilakukan langkah pleno harian untuk menentukan figur yang memiliki nilai elektabilitas yang tinggi untuk dikirim  ke  DPP guna  ditetapkan dan diputuskan sebagai calon kepala daerah yang diusung.

Nanti kata Akrie, pengurus DPP yang akan melakukan proses fit and propertest terhadap nama-nama figur bacagub dan bacawagub yang dikirim tersebut. ” DPP sudah membentuk tim untuk uji kelayakan dan kepatutan calon dari PPP,” lukasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid