Subduksi Lempeng Indo-Australia Picu Gempa M=4,5 di Selatan Lombok

Catatan gempa BMKG, Sabtu (6/8/2022). (IST/BMKG)

MATARAM–Sebagian warga di wilayah Lombok Tengah dan Lombok Barat merasakan gempa magnitudo M=4,5 yang terjadi Sabtu (6/8/2022) pukul 01.01 WITA.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa ini berkekuatan M4,5. Episenter terletak pada koordinat 9,74° LS; 116,32° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 km Tenggara Lombok Tengah, NTB pada kedalaman 27 km.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi, S.Si mengatakan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia.

Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Tengah III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Lombok Barat II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) .

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. “Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa tektonik menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ungkapnya.

“Hingga hari Sabtu, 06 Agustus 2022 pukul 01.45 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” jelasnya. (RL)