Suardi Pilih Opsi Mundur Hanya dari Jabatan Sekda

Suardi Pilih Opsi Mundur
Presiden Endri’s Foundation, Endri Susanto merangkul Bupati KLU Najmul Akhyar dan Sekda KLU Suardi dalam suatu kesempatan, April 2018. Belakangan, Najmul memutuskan berpasangan dengan Suardi, maju Pilkada KLU 2020. Dan kini Endri menjadi Ketua Umum Koalisi Relawan.(ist/)
Advertisement

TANJUNG–Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum menerima surat pengunduran diri Suardi sebagai Sekda KLU atau PNS.

Seperti diketahui, Suardi akan berpasangan dengan Bupati KLU Najmul Akhyar pada Pilkada KLU 2020. Syarat berpasangan dan mendaftar di KPU adalah, Suardi tidak tercatat lagi menjadi PNS. “Berkas pengunduran diri Pak Sekda belum kami terima. Informasinya akan diserahkan pada akhir April mendatang,” ungkap Kepala BKD PSDM KLU Muhammad Najib kepada Radar Lombok, Jumat (20/3).

Informasinya, Suardi sudah berkonsultasi dengan BKN Regional Bali perihal pengunduran dirinya. BKN memberikan dua opsi yaitu mundur dari Sekda kemudian menjadi ASN fungsional, sehingga otomatis dapat pensiun karena sudah melebihi usia 58 tahun tanpa menunggu masa pensiun Desember mendatang dan bisa mendapatkan gaji pensiun. Pilihan kedua yang diberikan BKN yakni mundur langsung dari ASN. “Pak Sekda dipersilakan untuk memilih salah satu,” jelasnya.

Cepat atau lambatnya penyerahan berkas pengunduran diri oleh Sekda, tergantung dari Sekda sendiri. Pihaknya tidak bisa memaksa pimpinan untuk segera mempercepat.

Sementara itu, Sekda KLU Suardi mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan berkas pengunduran diri. Yang jelas, seluruh persyaratan pengunduran diri sudah siap. Tinggal diserahkan ke BKD-PSDM. Dari dua opsi yang diberikan itu, ia lebih memilih mengundurkan diri dari jabatan Sekda kemudian menjadi ASN sehingga bisa langsung pensiun. “Saya sudah siapkan berkas pengunduran diri sebagai Sekda,” ungkapnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid