Stok Pupuk Bersubsidi Dipastikan Aman

Stok Pupuk Bersubsidi
Ilustrasi Pupuk

MATARAM—Musim tanam (MT) awal Mei 2017 ini, produsen pupuk Urea bersama distributor yang menyalurkan pupuk bersubsidi jenis urea sudah mulai menyiapkan stok untuk disalurkan ke petani melalui pengecer.

Bahkan untuk ketersediaan stok pupuk urea bersubsidi di sejumlah distributor dipastikan dalam kondisi aman. Terlebih lagi, pasokan pupuk dari produsen kepada distributor dalam kondisi lancar.

“Stok pupuk di Puskud NTB dalam kondisi aman. Kami sudah siap melayani permintaan petani untuk menebus pupuk urea bersubsidi,” kata Direktur Operasional Puskud NTB, Toto Budiarto, Senin kemarin (1/5).

Puskud NTB merupakan salah satu distributor untuk menyupalai pupuk bersubsidi untuk empat kabupaten/kota di Provinsi NTB. Diantaranya sebagian di wilayah Kabupaten Lombok Barat, sebagian di kota Mataram, Lombok Utara dan sebagian di Kabupaten Lombok Timur.

Toto mengatakan, saat ini permintaan pupuk masih relatif stabil dan merata di empat wilayah yang menjadi bagian penyaluran pupuk bersubsidi jenis urea yang dilakukan Puskud NTB. Yakni untuk Lombok Barat sebanyak 5.000 ton untuk bagian Gerung, Lingsar dan Narmada. Kemudian Lombok Utara kuota sebanyak 3.200 ton untuk wilayah Bayan, Kayangan dan Pemenang. Selanjutnya Kota Mataram dengan kuota pupuk bersubsidi selama 1 tahun sebanyak 1.000 ton, dan untuk Kabupaten Lombok Timur dengan jumlah kuota selama 1 tahun sebanyak 3.000 ton untuk wilayah Labuhan Haji, Sambelia dan Sakra.

Menurut Toto, jumlah stok pupuk bersubsidi jenis urea untuk empat kabupaten/kota tersebut dalam kondisi aman. Dimana, Puskud NTB sebagai salah satu penyalur pupuk bersubsidi di sebagian wilayah tersebut, telah menyiapkan stok untuk musim tanam di bulan Mei.

“Stok pupuk untuk musim tanam dua minggu kedepan ini kami miliki lebih dari 769 ton dan sudah siap disitribusikan kepada petani melalui pengecer di setiap desa,” ujarnya.

Hingga pertengahan April 2017, lanjut Toto, Puskud NTB telah menyalurkan lebih dari 7.000 ton pupuk urea bersubsidi kepada petani di empat wilayah kabupaten/kota yang menjadi tugas dari Puskud NTB. “Petani tidak perlu gelisah dan risau masalah ketersediaan pupuk di musim tanam awal Mei ini. Karena stok sudah kami siapkan dalam keadaan aman. Selama petani masuk dalam RDKK, maka pupuk siap ditebus di pengecer,” pungkasnya. (luk)