Stok Oksigen di RSUD Selong Menipis

Tenda Darurat: Tenda darurat yang disiapkan oleh pihak RSUD Selong untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.(M.Gazali/Radar Lombok)

SELONG – RSUD dr. Raden Soedjono Selong sejak beberapa minggu terakhir kekurangan stok oksigen.  Hal itu disebabkan karena  pasokan oksigen dari Jawa dan Bali mengalami hambatan.” Karena suplai oksigen ini langsung dari Jawa.  Dengan meningkatnya kebutuhan oksigen di Jawa dan Bali maka tentunya akan berdampak ke kita,” ungkap Kasubag Humas RSUD dr. Soejdono Selong, Ahmat, kemarin.

Meski demikian pihaknya telah menyiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan oksigen di rumah sakit tersebut. Diantaranya meminta penambahan dari  penyuplai oksigen yang lain.”Termasuk juga kita berkoordinasi dengan rumah sakit yang ada di Lombok. Kalau ada rumah sakit yang stok oksigennya lebih, maka kita akan pinjam. Kalau kita sudah punya ketersediaan yang cukup maka kita akan ganti,” imbuh Ahmat.

BACA JUGA :  Bupati : Pilkades Harus Aman dan Kondusif

Selain itu kekurangan oksigen ini juga akibat terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Mataram. Hal itu menyebabkan  sebagian jatah oksigen yang akan disuplai ke  RSUD Selong dialihkan ke rumah sakit yang ada di  Mataram.

Sebelumnya kebutuhan oksigen yang dipasok ke rumah sakit mencapai 100 tabung per hari ini. Namun sekarang pasokan yang diterima berkurang dengan jumlah yang  diterima  berkisar antara 60 sampai 80 tabung oksigen per hari.”Tidak hanya itu upaya lainnya yang kita lakukan ialah lebih efisien lagi menggunakan oksigen yang ada. Ketika ada pasien yang tidak lagi menggunakan oksigen kita minta  petugas untuk mematikan jangan dibuang begitu saja sehingga bisa digunakan oleh pasien yang lainnya,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Mantan Kades Banjarsari Lotim Akui Pakai Dana Desa untuk Keperluan Pribadi

Lebih lanjut disampaikan, untuk mengantisipasi  terjadinya lonjakan pasien Covid-19 pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah  fasilitas tambahan. Mulai dari kelengkapan APD hingga ruang rawat darurat di bagian depan.” Kalau untuk kelengkapan APD  sejauh kita tidak ada kendala,” tutupnya. (lie)