Stok Minyak Goreng Kosong, Alfamart Tak Patuhi SE Mendag

Stok Minyak Goreng Kosong Alfamart Tak Patuhi SE Mendag
MIGOR KOSONG: Ketersediaan bahan pokok (Bapok) jenis minyak goreng (Migor) di Outlet ritel modern Alfamart, beberapa hari belakangan ini stoknya mulai kosong. (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Jelang bulan Ramadhan, sejumlah harga bahan pokok (Bapok) di pasar tradisional sudah mulai merangkak naik. Tak ketinggalan di sejumlah ritel modern, seperti Alfamart, Bapok seperti minyak goreng yang sesuai harga eceran tertinggi (HET), Rp 11 ribu/liter, stoknya juga sudah mulai kosong.

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Selly Andayani, yang menyebut jika minyak goreng kemasan yang dijual sesuai HET Rp11 ribu/liter sudah beberapa hari ini kosong di hampir seluruh outlet ritel modern Alfamart.

“Kami mendapatkan laporan dari Lombok Timur, Lombok Tengah dan juga Mataram tentang minyak goreng yang dijual Rp11 ribu/liter di Alfamart sudah mulai kosong beberapa hari ini,” kata Selly Andayani, Selasa kemarin (9/5).

Sementara di sejumlah ritel modern lain serperti Indomaret, Giant, dan Hypermart, justru minyak goreng yang dijual dengan HET Rp11 ribu/liter masih tetap ada, dan stok di ritel modern tersebut juga dalam kondisi aman.

“Beberapa hari yang lalu di Indomart juga sempat kosong minyak goreng yang dijual sesuai HET, Rp11 ribu/liter, tapi langsung besoknya sudah datang dan dijual kembali,” terang Selly.

Lebih lanjut pihaknya juga mengaku telah menurunkan tim untuk terus memantau penerapan HET untuk tiga jenis Bapok yang harus diberlakukan oleh perusahaan ritel modern. Selain memantau pemberlakuan HET, juga masalah ketersediaan stok ritel modern tersebut.

Untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang memborong minyak goreng dalam jumlah besar, Selly mengingatkan kepada ritel modern untuk melakukan pembatasan pembelian minyak goreng kemasan bantal yang dijual sesuai HET Rp11 ribu/liter kepada masyarakat. “Ritel modern perlu memberlakukan aturan pembatasan pembelian. Tidak boleh pembeli memborong, tetapi harus dibatasi jumlah pembeliannya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk harga bapok di pasar tradisional, Selly mengakui jika mulai sedikit ada kenaikan. Kendati demikian, masyarakat tidak perlu panik dan khawatir, karenas stok bahan pokok di distributor dalam kondisi aman dan terkendalli.

“Masyarakat tidak perlu panik, stok bahan pokok aman. Kalaupun naik, itu hal biasa dekat puasa Ramadhan. Yang penting, ketersediaan aman dan kenaikannya tidak terlalu tinggi,” ulasnya.

Sementara Humas PT Trijaya Alfaria TBK (Alfamart), mengakui kalau kekosongan minyak goreng untuk kemasan khusus yang dijual sesuai HET, Rp11 ribu/liter, karena barang tersebut belum masuk.

Terlebih siapa suplier yang ditunjuk oleh Dinas Perdagangan juga belum diberitahu. “Kami belum dikasih suplier untuk minyak goreng ini dari Dinas Pedagangan,” kilahnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid