Stok Elpiji Kota Mataram Aman untuk Empat Bulan Kedepan

Stok Elpiji Kota Mataram Aman untuk Empat Bulan Kedepan
AMAN : Salah satu depo gas elpiji di Jalan Lingkar Selatan. Pemerintah Kota Mataram meminta warga tetap tenang sebab stok elpiji untuk empat bulan kedepan aman. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Warga Kota Mataram diminta tidak resah dengan kabar kelangkaan gas epliji baik yang 3 kilogram maupun 12 kilogram. Dinas Perdagangan Kota Mataram memastikan stok elpiji aman untuk empat bulan kedepan. Dinas sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk ketersedian gas selama empat bulan kedepan.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Lalu Alwan Basri kemarin. Pihaknya menjamin berapa pun kebutuhuh elpiji warga tetap bisa dipenuhi. “ Masyarakat jangan khawatir. Berapapun kebutuhan, tetap terjamin dari Pertamina sampai bulan maret 2018,” katanya kepada Radar Lombok  Selasa  kemarin (12/12).

BACA JUGA :  BKD Yakin Telah Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Tingkat penggunaan pada bulan Desember meningkat drastis karena ada perayaan maulid. Pihaknya melakukan monitoring harga dan stok gas terutama yang gas epliji subsidi bagi warga tidak mampu.

Petugas telah diturunkan  memantau pendistribusian gas bersubsidi sampai ke pangkalan sehingga tidak ada gejolak di masyarakat baik itu masalah kelangkaan ataupun harga gas yang melonjak drastis. “Kami akan terus memantau pendistribusian gas sampai ke pangkalan. Sehingga tidak ada permainan harga di tingkat bawah yang bisa merugikan dan meresahkan masyarakat,”tegasnya.

Alwan meminta pangkalan maupun depo juga tidak bermain. Kebutuhan masyarakat menjelang natal sampai tahun baru ditaksir meningkat. “ Kita sudah pantau beberapa depo Pertamina khusus tabung gas elpiji untuk tidak bermain-main,  khusus untuk elipiji diatas 12 kilogram sudah termasuk aman. yang rentan terjadi kelangkaan seperti tabung gas elpiji 3 kilogram,” ucapnya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram Lalu Suriadi meminta dinas terkait aktif melakukan pengawasan ke tingkat pangkalan. Selama ini permainan kerap terjadi di tingkat bawah sehingga masyarakat cepat resah saat terjadi kelangkaan.” Selama ini banyak gas elpiji 3 kilogram digunakan warga mampu. Sehingga hak masyarakat banyak yang diambil,” katanya.

Ia meminta pendistribusian kectingkat pangkalan diperketat. Jangan sampai ada permaianan di tingkat bawah, pengawas lapangan harus diperkuat lagi sehingga tidak ada celah permainan.(dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid