Stiker Caleg Kotori Gerbang Tembolaq

Stiker Caleg Kotori Gerbang Tembolaq
DIKOTORI : Besi Gerbang Tembolaq Kota Mataram terlihat kotor setelah ditempel ribuan stiker milik caleg. (Ali/Radar lombok)

MATARAM — Hajatan Pemilihan Umum (Pemilu) selalu punya sisi lain. Pesta demokrasi  yang digelar 17 April mendatang ini misalnya, stiker para calon legislatif (caleg) ditempel di sembarang tempat.

Di Gerbang Tembolaq yang kini menjadi ikon baru Kota Mataram banyak ditemui stiker caleg. Stiker ini mengotori konstruksi gerbang tersebut. Terdapat ribuan stiker terpasang di besi berwarna kuning gerbang tersebut.

Asisten III Setda Kota Mataram yang juga Ketua Tim Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Terpadu, Lalu Martawang mengatakan, pihaknya kecewa dengan adanya perilaku pengrusakan (vandalisme) yang menempel atribut kampanye di aksesoris milik Pemkot Mataram. Padahal jauh sebelumnya, pihaknya meminta seluruh stakeholder agar sama-sama menjaga sisi estetika Kota Mataram.

BACA JUGA: Swafoto di Gerbang Tembolaq Berpotensi Bahaya

‘’Saya sangat kecewa sekali. Ada tempat yang boleh dan terlarang. Adapun yang terlarang itu di antaranya menempel di tiang listrik, aksesoris PJU dan lainnya yang sudah diatur. Perilaku yang menempel di Gerbang Tembolaq itu bisa menjadi referensi kalau taat kepada aturan saja mereka enggan. Bagaimana bisa berharap lebih kedepannya. Jadikan itu sebagai referensi,’’ ujarnya, Sabtu (6/4), kemarin.

Masyarakat yang cerdas menurutnya bisa menjadikan perilaku tersebut untuk menentukan pilihan. Diakuinya sangat sulit untuk membersihkan kondisi Gerbang Tembolaq seperti semula. Karena stiker ditempel di besi Gerbang Tembolaq. Membersihkannya membutuhkan ketelatenan dan waktu.

‘’Nanti catnya bisa terkelupas. Begitu banyaknya anggaran untuk membiayai sesuatu itu menjadi indah. Lalu kemudian untuk kepentingan sesaat ditempel dan membuat kita bekerja ekstra untuk memberishkannya. Sulit untuk membuatnya dalam posisi sediakala,” keluhnya.

Ia menjelaskan, penertiban dilakukan melalui mekanisme yang ada. Yaitu berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Kota Mataram. Prioritas pilihan yang direkomendasikan Bawaslu adalah APK di jalur protokol dan secara ketentuan harus ditertibkan.

BACA JUGA: Kondisi Taman Kota Mataram Semakin Memprihatinkan

‘’Kami bekerja berdasarkan rekomendasi dari bawaslu. Kalau di Gerbang Tembolaq itu kaitannya dengan etika dan pemahaman kita. Manakala memiliki kesepahaman yang sama. Maka kita akan bersama-sama untuk memelihara itu. Siapapun tahu kalau kita menempel di fasilitas publik yang  memang tidak diizinkan untuk ditempel. Ada baiknya untuk tidak menempel di sana,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri mengatakan, menempel APK seperti stiker di fasilitas publik seperti di Gerbang Tembolaq termasuk melanggar. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pendataan. Kemudian selanjutnya diteruskan dengan memberikan rekomendasi.

‘’Kami lagi rekap sekarang. Setelah itu kami rekomendasikan dulu ke parpol. Baru setelah itu kami kirim ke tim penertiban terpadu,’’ katanya. (gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid