Sri Rabitah Dirujuk ke RS Sanglah

DIRUJUK: Kondisi kesehatan Sri Rabitah belum pulih. Kini, dia dirujuk ke RS Sanglah, Bali, Kamis kemarin (9/3). (Dok/)

MATARAM-Kondisi Sri Rabitah mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang sempat dikabarkan kehilangan ginjal saat bekerja di Qatar, kian memprihatinkan.

Kondisi kesehatannya belum juga pulih.   Rumah Sakit (RS)  Bio Medika  sudah tidak sanggup mengobatinya karena semakin parah. Akhirnya, harus dirujuk ke RS  ke RSUP Sanglah Bali, Kamis malam (9/3). “Iya ke Bali, ini sedang menunggu ambulans,” ungkap salah satu pendampingnya, Endang Susilowati.

Sri menjalani operasi pengangkatan selang di perutnya  beberapa waktu lalu.  Operasi digelar setelah muncul polemik soal keberadaan salah satu ginjal Sri Rabitah yang sempat dikabarkan tidak ada paska bekerja di Qatar. Hasil pemeriksaan RSUD Provinsi NTB menemukan jika ginjal Sri Rabitah masih utuh dan bagus.

[postingan number=3 tag=”ginjal”]

Setelah menjalani operasi, Sri Rabitah sempat pulang. Namun kondisinya memburuk dan harus dibawa ke rumah sakit lagi Minggu lalu (5/3). Hingga kemarin, kondisi Sri Rabitah tidak kunjung pulih.

Terpisah  Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, H MNS Kasdiono  menegaskan telah diduga kuat terjadi pelanggaran ketenagakerjaan dalam pemberangkatan Sri Rabitah keluar negeri. Pasalnya, alamat Sri Rabitah tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Selain itu, negara penempatan juga berbeda dengan kontrak kerja yang ada.

Kasdiono sangat menyesalkan pernyataan pihak disnakertrans yang begitu cepat membuat kesimpulan. Sebelumnya, kepala Disnakertrans Provinsi NTB, H Wildan menegaskan bahwa PT Falah Rima Hudaity Bersaudara tidak melanggar apapun dalam kasus pemberangkatan TKW atas nama Sri Rabitah. “Seharusnya Disnaker itu menggali semua dokumen, mendalami apa yang sebenarnya terjadi. Kok bisa belum apa-apa sudah bilang tidak ada pelanggaran,” ujarnya.

Kasdiono lalu meminta  masalah tersebut harus diklarifikasi oleh disnakertrans. Oleh karena itu, komisi V telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Disnakertrans, PPTKIS Falah Rima Hudaity Bersaudara yang memberangkatkan Sri Rabitah, BP3TKI dan pihak-pihak terkait. “Direktur utama perusahaan itu harus hadir, tidak  boleh dia pakai perwakilan. Hari Senin pertemuannya,” tegas Kasdiono.(zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid