Spesialis Pembobol Gudang Ditembak

Spesialis Pembobol Gudang Ditembak
TAHU RASA: Betet akhirnya merasakan sakitnya timah panas bersarang di kedua kakinya. (Dery/Radar Lombok)

MATARAM—Selesai sudah pelarian Amaq Epi alias Betet, 36 tahun. Ia ditangkap Tim Opsnal Subdit III jatanras Polda NTB, Kamis (2/8).

Warga Dusun Kelanjuh, Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah ini ditangkap Kamis sore kemarin. Betet  adalah komplotan pelaku yang membobol gudang milik PT Singgasana Agung Sejati (SAS) di Desa Bengkel Kecamatan Labuapi Lombok Barat pada September 2016 lalu.

BACA JUGA: Diduga Rampas Mobil Customer, Oknum Debt Collector Diringkus

Saat itu, ia dan rekan-rekannya yang lain menjebol tembok belakang gudang. Setelah itu, secara bersama-sama membongkar gudang dan menganiaya serta menyekap penjaga. ”Saat itu ada dua TKP. Salah satunya milik PT SAS dan mencuri uang dan emas batangan. TKP kedua di PT Terus Jaya. Ia dan komplotannya juga membuka brangkas dan mengambil uang sejumlah Rp 350 juta lebih,” kata Kanit I Subdit III Jatanras Polda NTB AKP Elyas Ericson, kemarin (2/8).

Total anggota komplotan pelaku disebutnya sebanyak 11 orang. 5 orang sudah ditangkap dan sudah menjalani hukuman. Dengan tertangkapnya Betet berarti masih ada lima orang lainnya yang masih buron.

‎Erikson bersama 10 personelnya melakukan penangkapan terhadap pelaku Betet di rumahnya.‎ “Kita tangkap dia di rumahnya pada saat menggulung tembakau,” jelasnya.

‎Sebelumnya, Tim Opsnal menyanggongi sekitar wilayah Lombok Tengah. Di sini pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan salah satu pelaku curas yang terlibat di TKP. ‎Tim kemudian menyelidiki tempat persembunyian pelaku. Setalah dipastikan keberadaannya  tim langsung melakukan penyergapan.

BACA JUGA: Tiga Tahun Buron, Pelaku Tabrak Lari Ditangkap

‎Pada saat Betet akan ditangkap, dia berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri. ‎Tim yang terdiri 10 orang itu kemudian menguber pelaku dengan membawa senjata lengkap.

‎Aksi kejar-kejaran sempat terjadi. Di tengah upaya pengejaran tersebut, Betet diberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan. Polisi yang tidak ingin kehilangan jejak terpaksa mengeluarkan jurus terakhir, yakni memuntahkan timah panas ke tubuh Betet.

“Kita lumpuhkan dia di kaki kiri dan kanannya,” jelasnya.

Usai ditembak, Betet langsung dibekuk dan kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Mataram. Di sini  Betet menjalani perawatan.

Setelah menjalani perawatan, pelaku kemudian dibawa dan diamankan ke Ditreskrimum Polda NTB. Selanjutnya, oleh tim Opsnal rencananya akan  diserahkan kepada penyidik Polres Lombok Barat lantaran aksi kejadian berada di wilayah hukum Lobar.

BACA JUGA: Perampok Bersenjata Api Ditangkap Polisi

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 5 tahun penjara. (cr-der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut