SPBU Praya Kebakaran, Dua Konsumen Masuk RS

KEBAKARAN: SPBU Praya di jalan Gajah Mada kebakaran Jumat malam (2/6).

PRAYA-SPBU Praya di jalan Gajah Mada depan Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lombok Tengah, mengalami kebakaran sekitar pukul 20.00 Wita, Jumat malam (2/6).

Api dengan cepat menjalar ke seluruh SPBU setempat, sehingga mengakibatkan kobaran api mengepul menjulang tinggi. Adapun kronologis kejadian sekitar pukul 20.00 Wita, seorang konsumen bernama Adam Yordan membeli BBM jenis bensin di pengisian pompa BBM loket 1. Adam menggunakan 1 jeriken berisi 30 liter yang ditaruh di celah stang sepeda motornya.

Adam Yordan menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario saat petugas sedang melakukan pengisian BBM yang dimasukkan ke jeriken. Tanpa disengaja jeriken tersebut kepenuhan dan BBM pun tumpah ke seluruh badan SPM yang ditumpanginya.

Saat tumpah tidak ada kejadian, namun ketika Adam Yordan hendak menghidupkan SPM yang ditumpanginya, seketika api langsung menyambar di celah jeriken tersebut. Api pun dengan cepat menyambar boks pengisian pompa BBM loket 1 pertamax/premium. Hal itu mengakibatkan loket I terbakar.

Secara kebetulan di dekat loket I ada SPM Apache DR 3830 TH milik Sentana yang beralamatkan Desa Batujai Kecamatan Praya Barat Loteng, ikut tersambar api. Setelah kejadian itu,  sekitar pukul 20.15 wita 2 unit  pemadam kebakaran milik pemkab Loteng datang ke tempat kejadian perkara  (TKP) dan langsung memadamkan api.

Selanjutnya sekitar pukul 20.20 wita Kepolisian Loteng tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP dan situasi di TKP. Kapolsek Praya AKP I Ketut Suardana membenarkan kejadian tersebut, di mana Adam Yordan dan Sentana beserta SPM yang ditungganginya terbakar di tempat. Namun tidak ada korban yang ditimbulkan dalam kejadian ini. “Dua sepeda motor beserta pemiliknya ikut terbakar, hanya saja korban tidak sampai meninggal artinya bisa diselamatkan,” katanya via ponsel Jumat malam (2/6).

Untuk sementara ini dari hasil olah TKP yang telah dilakukan anggota Polsek beserta anggota dari Polres, diperkirakan pemilik SPBU mengalami kerugian puluhan juta sebab satu  alat dispenser pengisian BBM terbakar seharga Rp 41 juta, dan sejumlah alat lainnya juga ikut terbakar. (cr-ap)

BACA JUGA :  Data BPS Dinilai Amburadul