Sopir Dam Truck Dikeroyok Warga

PELAKU PENGEROYOK: Empat warga Labuan Haji yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan sopir dum truck diamankan pihak kepolisian (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Seorang sopir dum Truck  yang identitasnya tidak diketahui asal Kuta, Praya, Lombok Tengah (Loteng), dikeroyok warga di Desa Labuan Haji, Selasa lalu (7/3), sekitar pukul 22.00 Wita. Pengeroyokan itu dipicu karena kesal dengan ulah sopir tersebut yang ugal-ugalan ketika membawa mobil dum truck-nya.

Kejadian ini sempat menimbulkan ketegangan. Sebab, korban bersama keluarganya berencana akan datang ke Labuan Haji untuk mencari pelaku pengeroyokan. Namun korban dan keluaragnya membatalkan niatnya, setelah mereka dicegat petugas Polsek Kuta.

Dari kejadian ini, polisi pun mengamankan empat orang warga Labuan Haji yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan. Keempat warga yang diamankan itu, berisinial MA, RI, TU, dan NA, warga Labuan Haji.

Kejadian ini berawal, ketika tiga warga Labuan Haji menggunakan kendaraan Bemo (Angkutan Umum) datang dari arah Loteng menuju ke arah Keruak. Tak diduga, sopir dum truck itu datang dari arah belakang, berusaha mengejar mereka dengan laju kendaraan berkecepatan tinggi. Akhirnya sopir dum truck itu menyalip Bemo tersebut, bahkan nyaris diserempet.

[postingan number=3 tag=”lotim”]

Tiga orang didalam mobil Bemo itu pun kesal, kemudian balik mengejar sopir dum truck tersebut. Selama saling kejar di perjalanan, sopir dum truck hampir  menabrak sejumlah pengguna jalan lainnya.  Namun gagal diberhentikan, karena laju kendaraannya berkecepatan tingggi. Sesampainnya di Labuan Haji, sopir dum truck itu berhasil dihentikan warga.

Terlanjur kesal, sekeluarnya dari mobil, sopir dum truck itu langsung didatangi oleh warga. Kesal dengan tingkah sopir tersebut, warga pun langsung menghaboknya. Beruntung beberapa dari warga yang diamankan polisi, langsung menyelamatkan sopir dum truck itu, untuk menghindari amukan warga.

“Setelah itu korban dan keluarganya menancam akan datang ke Labuan Haji dengan menggunakan mobil dum truck,” ungkap Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista.

Agar masalah tidak semakin berkembang lanjutnya, Polsek Labuan Haji langsung berkoordinasi dengan Polsek Kuta, Loteng, asal korban. Setelah diberikan pemahaman oleh petugas, korban bersama keluarganya akhirnya mengurungkan niat datang ke Labuan Haji. Kini kasus pengeroyokan tersebut sedang dalam penanganan kepolisian. Rencananya korban akan mendatangi Polsek Labuan Haji untuk membuat laporannya. “Hari Sabtu, korban akan datang untuk membuat laporan,” tutup Tista. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid