Soal Cagub, IDP Ikuti Mekanisme Internal Golkar

Indah Damayanti Putri (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Bupati Kabupaten Bima, Indah Putri Damayanti atau akrab disapa IDP, menjadi salah satu kader yang diberikan surat tugas oleh DPP Partai Golkar sebagai bakal calon Gubernur/calon wakil Gubernur NTB.

Nama IDP pun kerap disandingkan dengan sejumlah tokoh lainnya untuk berpasangan pada Pilgub NTB, mulai dari HM Suhaili FT, Lalu Pathul Bahri, dan Lalu Muhammad Iqbal.

Ketika dikonfirmasi terkait pencalonan di kontestasi Pilgub NTB, IDP mengatakan bahwa dinamika politik menuju kontestasi politik di NTB masih sangat dinamis. Demikian proses penjaringan di semua Parpol masih berjalan, termasuk di Partai Gollkar.

“Prosesnya masih panjang, masih sekitar dua bulan lagi sebelum pendaftaran di KPU nanti. Jadi kita tunggu saja,” kata IDP, kepada awak media, Rabu kemarin (29/5).

Baca Juga :  Asrorul Hadi Jabat PLT Ketua Demokrat KLU

Kemudian terkait nama dirinya yang kerap disandingkan dengan sejumlah tokoh untuk berpasangan di Pilkada NTB 2024. IDP mengatakan hampir semua calon telah melakukan komunikasi politik dengan dirinya, termasuk Lalu Pathul Bahri dan Lalu Muhammad Iqbal.

Namun begitu, IDP mengaku tidak bisa memutuskan karena harus melewati mekanisme partai. “Secara personal saya terus berkomunikasi, dan kerja-kerja politik juga tetap kita lakukan. Tetapi partai lah yang nanti menentukan,” ucap Bupati Bima ini.

Sebab itu, IDP memastikan dirinya masih mengikuti mekanisme penjaringan calon kepala daerah yang dilakukan oleh DPP Partai Golkar. Sehingga dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan DPP Partai Golkar. “Saya masih ikuti mekanisme partai. Kita tunggu lah apa yang menjadi keputusan DPP Golkar,” terang IDP.

Baca Juga :  DPD RI Dapil NTB Ir H Sukisman Azmy MH Sosialisasikan UUD 1945

Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar NTB Mohan Roliskana mengatakan sejauh ini siapa kandidat yang akan diberikan SK rekomendasi usungan dari DPP Partai Golkar, masih berproses.

disampaikan Mohan, DPP Golkar telah menerbitkan surat tugas kepada sejumlah kader dan non kader. Namun keputusan akhir siapa yang nanti akan didukung dan diusung Partai Golkar, akan final pada bulan Agustus, yang ditandai dengan terbitnya SK rekomendasi usungan untuk mendaftar di KPU.

Pasalnya, tahapan pendaftaran di KPU sendiri baru dimulai tanggal 27 Agustus. “Nanti awal Agustus ada survei terakhir dengan simulasi berpasangan Cagub dan Cawagub. Prinsipnya semua masih berproses,” tandasnya. (yan)

Komentar Anda