SMPN 3 Tanjung Lepas Ratusan Siswa yang Lulus UN

DILEPAS : Kepala SMPN 3 Tanjung H Karmin menyematkan kalung purna pelajar kepada sepuluh besar siswa yang berprestasi. Penyematan ini dilakukan secara bergiliran (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Sekolah Menengah Pratama Negeri (SMPN) 3 Tanjung Kecamatan Tanjung menggelar pelepasan ratusan siswa-siswi yang lulus Ujian Nasional (UN) di halaman sekolah setempat, Jumat (2/6). Siswa-siswi tahun pelajaran 2016/2017 berhasil lulus seratus persen. 

Demikian disampaikan Kepala SMPN 3 Tanjung H Karmin pada saat menyampaikan kata-kata pelepasan yang dilakukan secara sederhana. Dari jumlah peserta UN yang ikut, pihak sekolah telah memutuskan dan menetapkan 142 siswa dinyatakan lulus. “Siswa peserta lulus seratus persen,” uujarnya dihadapan para siswa dan tamu undangan sembari diamini.

Penguman kelulusan diberikan surat. Dengan kelulusan peserta didiknya, ia merasa sedikit terenyuh, karena para siswa kebanggaan guru-guru harus berpisah. Dikatakan, pihak sekolah sengaja membuat kegiatan pelepasan seperti ini supaya bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Lombok Utara. “Karena kegiatan pelepasan ini salah satu yang diambil dari pedoman Gerakan Kembali ke Khittah Pendidikan guna meningkatkan moral dan spiritual,” jelasnya. 

BACA JUGA :  Ombudsman Beri Catatan Pelaksanaan UN di NTB

Selain itu, didalam pedoman itu sudah terdapat himbaun untuk zero kompoi dan aksi coret-coretan. Sehingga akan membangun kebhinekaan dan kebangsaan, serta bisa saling silaturahim antar guru, wali murid dan siswa yang akan lulus. 

Ia selaku pimpinan sekolah mengutarakan kata maaf terhadap ilmu pengetahuan yang sudah diajarkan kepada siswa masih belum cukup sebagai bekal menghadapi hidup. Oleh karenanya, ia berharap kepada seluruh orang tua agar bisa melanjutkan anak-anaknya ke jenjang lebih baik. “Dan kami harap apa yang diperoleh di sekolah bisa diamalkan,” harapnya. 

Pihak sekolah sangat berharap agar siswa-siswi yang lulus pada tahun ini bisa menjaga nama sekolah dengan cara berguna untuk orang tua, agama, nusa dan bangsa. “Sesuai janji siswa harus menjunjung tinggi nama sekolah,” tandasnya. 

Bagi yang mendapatkan nilai bagus sepuluh besar, pihak sekolah memberikan penghargaan. (flo)