SMKN 1 Lingsar Tak Tertandingi

Tunas Babaretow
SERU: Pertandingan antara tim SMKN 1 Lingsar melawan Ubung Junior berlangsung seru kemarin. (DHALLA/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Babak penyisihan open turnamen antar pelajar ‘Tunas Babaretow’ Jelantik Kecamatan Jonggat, kembali mempertemukan empat tim dalam laga kemarin (24/4).

Mereka adalah tim Kompak, SMAN 2 Jonggat, SMKN 1 Lingsar, dan Ubung Junior. Tim panitia mempertemukan Kompak melawan SMAN 2 Jonggat pada laga pembuka. Sedangkan laga kedua dilakoni anak-anak SMKN 1 Lingsar melawan Ubung Junior.

Dalam laga pertama, anak-anak Kompak sukses keluar sebagai pemenang. Mereka berhasil membuat anak-anak SMAN 2 Jonggat bertekuk lutut. Bahkan, dengan skor poin yang snagat memalukan.

Pada set pertama, anak-anak Kompak sukses keluar dengan skor 25-14 (Kompak-SMAN 2 Jonggat). Begitu juga dengan set kedua, anak-anak SMAN 2 Jonggat nyaris tak berkutik dibuat anak-anak Kompak ini. Anak-anak SMAN 2 Jonggat hanya mampu mendulang poin pada angka 9-25 (SMAN 2 Jonggat-Kompak). Angka yang sangat memalukan dalam laga pertandingan bola voli.

Namun apa daya, anak-anak SMAN 2 Jonggat tak akan mampu menebus kekalahannya kecuali giat berlatihan. Pertandingan dengan kakalahan yang dihadapinya dalam open turnamen itu bisa menjadi pelajaran dan pengalaman berharga untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Memasuki laga putaran kedua, panitia kemudian mempertemukan Ubung Junior melawan SMKN 1 Lingsar. Pertandingan laga kedua ini juga nyaris tak seimbang. Anak-anak Ubung Junior harus mengakui kekuatan lawannya di lapangan Babaretow Jelantik itu. Mereka tumbang dengan skor cukup memalukan juga.

Di samping memang, postur tubuh anak-anak Ubung Junior yang tak sebanding jika berhadapan dengan anak-anak SMKN 1 Lingsar. Tubuh mereka tampak terlihat lebih mungil dibandingkan dengan anak-anak SMKN 1 Lingsar. Sehingga lebih mudah mereka ditumpas di smaping kemampuan anak-anak SMKN 1 Lingsar juga tampak lebih terasah.

Pada set pertama, anak-anak SMKN 1 Lingsar berhasil keluar dengan skor 25-15 (SMKN 1 Lingsar-Ubung Junior). Memasuki set kedua, anak-anak Ubung Junior mencoba mengejar ketertinggalan mereka. Bahkan, bernafsu ingin membalas kekalahan mereka pada set pertama tadi.

Tapi sayang, ambisi anak-anak Ubung Junior ini tampak sia-sia. Anak-anak SMKN 1 Lingsar tetap tak bergeming dengan serangan anak-anak Ubung Junior ini. Sehingga anak-anak Ubung Junior tertinggal pada angka 19-25 (Ubung Junior-SMKN 1 Lingsar). Kekalahan yang cukup pahit tapi harus diterima.

Pada laga Minggu (23/4), tim panitia juga mempertemukan empat tim. Yakni, Babaretow A melawan Sedayu. Pada pertemuan ini, anak-anak tuan rumah harus mengaku ketangguhan tamunya. Anak-anak tuan rumah tumbang tanpa sempat membelas kekalahan mereka dengan skor 2-0 (Sedayu-Babaretow A). Set pertama, anak-anak Babaretow hanya berhasil mendulang skor 17-25 (Babaretow A-Sedayu). Sedangkan pada set kedua, anak-anak Babaretow A hanya mampu mendulang skor 19-25 (Babaretow A-Sedayu).

Pada laga kedua hari itu, panitia juga mempertemukan SMAN 1 Jonggat melawan Labuapi. Lagi-lagi, klub asal Lombok Tengah tak dibuat berkutik. Anak-anak SMAN 1 Jonggat dibantai tanpa sempat memberikan perlawanan sengit. Set pertama, anak-anak SMAN 1 Jonggat hanya berhasil meraih skor 15-25 (SMAN 1 Jonggat-Labuapi). Set kedua juga jauh lebih buruk, Labuapi sukses keluar sebagai pemenang setelah meninggalkan anak-anak SMAN 1 Jonggat pada angka 10-25 (SMAN 1 Jonggat-Labuapi).

Pada Sabtu (22/4), panitia mempertemukan tim GTS Pujut melawan Jatayu. Dalam laga itu, GTS Pujut berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 9GTS Pujut-Jatayu). Set pertama, anak-anak GTS Pujut meraih 25-15 (GTS Pujut-Jatayu). Pada set kedua, anak-anak GTS Pujut meraih 25-17 (GTS Pujut-Jatayu). (dal/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid