SMAN 3 Mataram Kekurangan Komputer

MASIH KURANG: Kepala SMAN 3 Mataram, HM Jauhari, menunjukan ruangan UNBK yang masih kekurangan komputer (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM–Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) membuat kalangan kepala sekolah berputar otak. Seperti SMAN 3 Mataram, sampai saat ini masih kekurangan komputer.

Kepala SMAN 3 Mataram, H Muh. Jauhari mengatakan, sampai saat ini sekolah telah menyediakan 80 komputer untuk mengatasi kekurangan akan meminjam komputer guru sebanyak  40 serta  pengurus OSIS. ‘’Guru sudah siap meminjamkan laptop, siswa yang akan melaksanakan Ujian Nasional (UN)sebanyak,  500  dibagi menjadi tiga seksi,’’ katanya, Rabu (11/1).

Sekolah tidak ingin melakukan pemaksaan pada orang tua siswa, seperti mengeluarkan biaya untuk pembelian perangkat. Ini karena aturanya tidak membolehkan sekolah yang menyediakan sarana dan prasaran yang dibutuhkan. ‘’Kita tidak pungut siswa, semua biaya dari sekolah,’’ ujarnya.

[postingan number=3 tag=”unbk”]

Dengan menggunakan komputer, dinilai lebih efektif dan mengolah nilai lebih gampang. Sekolah telah melakukan simulasi UNBK untuk mengasah kemahiran siswa. ‘’Sudah mulai dibiasakan menggunakan komputer dari ujian semester,  Ujian Akhir Sekolah (UAS) nantinya,’’ ujarnya.

Untuk menunjang UNBK berlangsung aman, pada bulan Mei mendatang. Sekolah telah menyediakan empat ruangan, serta penunjang seperti server.  Satu server seharga Rp 20 juta, telah dibeli sekolah. Sekolah tinggal menunggu, serta diharapkan kalangan siswa-siswi tidak coba-coba, atau sampai menyepelekan hasil ujian yang hanya formalitas namun bisa lulus.

Ia telah menekankan, semua kalangan siswa tekun belajar sehingga kualitas yang paling diutamakan jangan meremehkan ujian nasional. Sekolah juga telah memberikan pengayaan pada kalangan, siswa-siswi untuk terus bisa optimal saat menjalankan ujian nanti. (dir)