SMAN 2 Aikmel Kembali Didemo

SELONG- Orangtua siswa SMAN 2 Aikmel kembali melakukan aksi protes.

Mereka datang untuk mempertanyakan  besaran uang bangunan termasuk juga mendesak agar ketua komite sekolah saat ini agar segera diganti. Alasannya karena komite sekolah tersebut dianggap bermasalah.  

Kedatangan para orangtua siswa  ini sambil membawa spanduk. Mereka pun mendesak para guru  untuk memberikan pernyatan dan persetujuan mereka terkait semua tuntutan itu. Bahkan para guru diharuskan membubuhkan tanda tangan di spanduk  untuk memperkuat apa yang menjadi tuntutan mereka. ‘’ Kita melakukan pendatangan spanduk dan meminta tanda tangan  para guru untuk memperkuat tuntutan kita,” ungkap, Haris  Munandar perwakilan  orangtua siswa, Senin kemarin (25/7).

Mereka juga meminta agar pihak sekolah segera membuka kembali kantor kepala sekolah yang sebelumnya sempat di segel. Ini dilakukan, sebagai upaya agar aktivitas belajar  mengajar di sekolah itu kembali normal seperti sedia kala. Bahkan pihak Dinas Dikpora, juga didesak untuk segera mendatangkan pengganti Kepala Sekolah (Kasek) yang telah dipecat

‘’ Kami menunutu supaya dinas terkait segera mendatangkan Kasek baru,” tuntut Haris.

BACA JUGA :  BIL Beroperasi Kembali

Dikatakan, semua persoalan dan tuntutan mereka ini harus segera disikapi. Pihak sekolah dan dinas terkait pun diminta untuk mengkaji dan mengevaluasi kembali sejumlah kebijakan sekolah yang ditentang para orangtua siswa. ‘’ Sekolah harus mengkaji kembali semua tuntutan kita,” pungkasnya.

Protes ini tindak lanjut dari aksi demo yang sebelumnya. Mereka saat itu juga mendatangi  sekolah itu dan  mendesak Kasek, H. Sabardi agar dicopot dari  jabatanya . Tuntutan ini dengan dalih karena Kasek ini dianggap bermasalah.

Kisruh di SMAN I Aikmel ini langsung disikapi pihak Dikpora. Dikpora pun langsung turun untuk menyelesaikan persoalan di sekolah itu. Sejumlah pihak terkait dikumpulkan, mulai dari orangtua siswa, guru termasuk Kasek dan komite sekolah. Dari pertemuan itu, Dikpora pun langsung mengambil kesimpulan untuk memberhentikan Kasek.  Ini dilakukan, agar aktivitas belajar mengajar di sekolah tidak terganggu. Bahkan Dikpora berjanji secepatnya akan menunjuk Plt sebagai untuk menggangi Kasek yang telah dipecat. (lie)