SMAN 1 Kuripan Sosialiasi Stop Kekerasan Anak

SOSIALISASI: Kapolsek Kediri AKP Nuraini saat memberikan penyuluhan kepada Siswa SMAN 1 Kuripan, Rabu (23/11) (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG–Satuan Bakti Pekerja Sosial Perlindungan Anak (SBPSPA) Lombok Barat (Lobar) bekerjasama dengan Polsek Kediri dan SMAN 1 Kuripan melakukan sosialisasi “Stop Kekerasan Terhadap Anak”. Sosialisasi ini ditujukan bagi siswa-siswi SMAN 1 Kuripan, Rabu (23/11).

Sosialisasi ini dilaksanakan ke sejumlah sekolah. Program ini dilakukan karena belakangan banyak anak-anak usia sekolah yang menjadi korban kekerasan. Bahkan anak sekolah juga banyak menjadi korban atau pelaku yang berhadapan dengan hukum.

“Di Lombok Barat saja dari Januari sampai September 2016, kami menangani lebih dari 60 kasus anak berhadapan dengan hokum. Baik sebagai korban atau pelaku,” ujar SBPSPA Lobar, Nuraini.

Karena itu, lanjut Nuraini, sosialisasi semacam ini penting dilakukan agar memupuk kesadaran siswa terhindar menjadi pelaku kekerasan ataupun tindak pelanggaran hukum. Kemudian sekolah juga bisa menciptakan kondisi yang jauh dari kekerasan terhadap anak.

Kapolsek Kediri AKP Nuraini mengatakan, dalam beberapa kasus yang ditangani, para pelaku tindak pidana banyak yang masih dibawah umur dan duduk di bangku sekolah. Praktis, pihaknya sendiri juga kerap melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan juga di tengah masyarakat agar bisa menjaga anak-anak mereka dalam bergaul. Di lain sisi jangan sampai melakukan kekerasan terhadap anak.

Kepala SMAN 1 Kuripan, Ahmad Taufiq Gufran mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya yang dilakukan SBPSPA Lobar bekerjasama dengan Polsek Kediri. Menurutnya, gerakan stop kekerasan terhadap anak, sejalan juga dengan komitmen sekolah. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid