Siswi Madrasah Diperkosa Empat Orang Hingga Tewas

Keluarga Korban Minta Pelaku di Hukum Mati

DITANGKAP : Tiga pemerkosa EB, yang berhasil dilumpuhkan petugas. (M. GAZALI/RADAR LOMBOK)
DITANGKAP : Tiga pemerkosa EB, yang berhasil dilumpuhkan petugas. (M. GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG – Kejadian tragis menimpa EB (15), warga Dusun Gerung Barat Desa Gerung Permai Kecamatan Suralaga, Jumat malam (28/12).

Gadis belia yang masih berstatus pelajar ini meregang nyawa setelah mengalami perlakuan sadis yaitu diperkosa secara berjamaah oleh empat orang orang di dua tempat berbeda yaitu di Desa Bagik Payung Timur dan Desa Sukarma Kecamatan Aikmel.

Dari empat pelaku yang telah memperkosa korban, satu diantara tak lain adalah pacar korban berinisial S. Yang bersangkutan berasal dar satu dusun dengan korban. Sedangkan tiga pelaku lainnya yaitu Lalu Irwan Hadi alias Wan, (34) warga Dusun Muncan, Desa Muncan Lombok Tengah (Loteng), Makbullah alias Bul  (23) tahun warga Dusun Sukadana Desa Bagik Payung Timur Kecamatan Suralaga dan  Ade Putra Ependi alias Ade  (25) tahun asal Dusun Gerung Desa Gerung Permai Kecamatan Suralaga.

Ketiganya  berhasil diringkus aparat Polres Lotim . Satu pelaku lagi yaitu pacar korban melairkan diri setelah kejadian dan  kini sedang diburu petugas.

BACA JUGA: Lagi, Polisi Lumpuhkan Enam Begal

Kronologis kejadian, sekitar pukul 19.00 Wita korban dijemput S untuk diajak nonton acara musabaqah. Selesai acara pelaku mengajak korban untuk ikut mendampinginya pesta Miras di salah satu tempat di Desa Bagik Payung Timur. Di lokasi sudah ada tiga pelaku lainnya yaitu Wan, Bul dan Pendi. Ketika dalam kondisi mabuk berat, S mengajak korban ke kebun dan memperkosa korban. Setelah selesai melampiaskan nafsunyam, pelaku balik dan menawarkan korban ke tiga temannya.

Korban menolak permintaan pacaranya itu, tapi S terus membujuk korban. Karena terus menolak, pelaku mengajak korban pulang. Korban saat itu diboceng oleh pelaku Wan. Sementara S dan Pendi mengikuti dari belakang. Di tengah jalan korban mulai curiga lantaran pelaku Wan mengajak korban ke tempat lain. Korban yang ketakutan langsung melompat dari atas motor. Akibatnya korban mengalami luka lebam di bagian kepala dan telinga hingga  tak sadarkan diri.

Melihat korban terjatuh, pelaku S kemudian turun mengangkat korban. Setelah itu korban  dinaikkan ke atas sepeda motor yang dikendarai Pendi. Dengan kondisi korban yang tak berdaya seperti itu, para pelaku bukannya menolong, malah korban dibawa ke kebun di sekitar Dusun Lendang Desa Sukarma. 

Disni korban yang tak sadarkan diri kembali diperkosa pelaku S dan Pendi. Selesai memperkosa korban, kedua pelaku kemudian mengangkat tubuh korban ke dalam gudang mebel yang lokasinya tidak jauh dari lokasi tempat korban di perkosa. Di sini ternyata sudah menunggu dua pelaku lainnya yaitu Wan dan Bul. Kedua pelaku ini dengan tega kembali memperkosa korban. Setelah itu korban mereka bawa ke Puskesmas Kalijaga. Namun korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Suralaga IPDA Nicolas Osman yang ditemuai di rumah keluarga korban membenarkan kejadian ini. Dikatakan, setelah menyetubuhi korban, keempat pelaku sempat di membawa korban ke Puskemas. Namun nyawa sudah tidak tertolong . Para pelaku sempat berkelit ketika di Puskemas. Dimana mereka mengaku menemukan korban di tengah jalan karena dikejar oleh orang yang tidak dikenal. Namun keterangan antara pelaku yang satu dengan pelaku lainnya berbeda-beda. Dari sini polisi mulai curiga.”Ketiga pelaku ini telah ditangkap di tempat yang berbeda,” ujarnya.

Ketika ditangkap lanjutnya, para pelaku sempat melakukan perlawanan. Hingga kemudian petugas terpaksa melumpuhkan  ketiganya. Turut juga diamankan sejumlah barang bukti diantaranya kondom dan motor yang dipakai para pelaku.” Satu pelaku masih dalam pengejaran. Kasus ini sepenuhnya telah ditangani Satreskrim Polres Lotim,” ujarnya.

Pihak kepolisian terus mendalami keterangan para pelaku ini. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui secara pasti penyebab korban tewas.” Kalau penyebab kematian masih sedang didalami. Petugas terus berupaya menggali keterangan para pelaku dan barang bukti lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu kakak ipar korban, Hirwani, shock dengan kejadian ini. Dia sama sekali tidak menyangka para pelaku dengan tega memperkosa dan membunuh korban.” Saya harap polisi menangkap dan mengungkap semua pelakunnya,” harap dia.

Siswi Madrasah Diperkosa Empat Orang Hingga Tewas
BERDUKA : Rumah keluarga korban di Dusun Gerung Barat Desa Gerung Permai Kecamatan Suralaga kemarin. Keluarga meminta kasus ini diungkap dan pelakunya dihukum berat.

Perbuatan bejat para pelaku kata dia, harus dibalas setimpal. Dia meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.” Apa yang telah dilakukan ke korban itu yang harus mereka terima juga. Yaitu bila perlu di hukum mati,” ungkapnya marah.

BACA JUGA: Berulang Kali Beraksi, Begal Sadis Dihadiahi Peluru

Diceritakan,  korban telah tinggal bersamanya sejak masih duduk di bangku SMP. Sementara orang tua korban saat ini berada di Malaysia. “ Orang tuanya cerai,” sebutnya.

Sebelum kejadian, korban sempat minta izin keluar nonton acara Musabaqah. Namun yang bersangkutan tidak memberitahu keluar dengan siapa. Baru tengah malam sekitar jam 23.00 Wira ia dihubungi oleh petugas Puskesmas, memberitahukan kondisi korban.

“Langsung kita kesana, Ternyata korban sudah tidak sadarkan diri dan meninggal dunia,” imbuhnya.

Setelah itu jenazah korban dibawa ke RSUD Selong dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit di Mataram. Siang hari jenazah korban dibawa pulang untuk dimakamkan.(lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut