Siswa SD Hilang Terseret Arus di Pantai Dedalpak

TERSERET ARUS: Arda, kini terbaring di Puskesmas setelah berhasil diselamatkan warga ketika terseret arus saat mandi bersama kakaknya di Pantai Dedalpak, Desa Pohgading. Sementara kakaknya, hingga berita ini diturunkan belum ditemukan (JALAL/RADAR LOMBOK)

LOTIM—Nasib naas menimpa Angga Saputra, 11 tahun, warga Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Lotim, yang masih duduk di kelas 5 SDN Dedalpak ini hilang terseret arus pusaran air, saat berusaha menyelamatkan adiknya, Arda, 9 tahun, yang terseret arus ketika mereka berdua berenang di Pantai Dedalpak, Selasa sore (18/10), sekitar pukul 16.00 Wita. Meski adiknya dapat diselamatkan, namun sang kakak (Angga) tak dapat menyelamatkan diri, hilang terseret arus.

Menurut keterangan saksi mata, Yandi Putra, 14 tahun, asal Dedalpak yang kala itu mandi bersama enam rekannya ini tiba-tiba melihat kepala manusia yang timbul tenggelam di air. “Saat itu kita sudah naik dan hendak pulang. Tapi kemudian kita melihat kepala yang timbul tenggelam di air,” katanya pada Radar Lombok tadi malam, saat ditemui di Pantai Dedalpak.

Tak berfikir lama, beberapa rekannya kemudian langsung masuk kembali ke air dan berusaha menolong korban yang saat itu kondisinya tidak bisa berteriak karena sudah lemas.

Dikatakan, dia dan kelima rekannya cukup lama mandi sambil mencari kepiting dan diperkirakan hampir setengah jam mereka di dalam air. Namun saat itu tidak mendengar ada teriakan meminta tolong ataupun mengetahui jika ada korban yang terseret arus dan butuh pertolongan. Hingga baru saat sudah di darat dan hendak pulang, baru mereka melihat ada kepala timbul tenggelam di air.

Sementara itu, Papuk Minah yang merupakan nenek dari kedua korban dan ditemui saat menunggui Arda yang sedang mendapatkan perawatan inap di Puskesmas Batuyang menjelaskan, bahwa cucunya sempat mengalami pingsan cukup lama. Diperkirakan akibat lelah berjuang melawan arus yang memang dikenal cukup keras di pantai tersebut. “Biasa mereka mandi di pantai setiap hari, dan baru kali ini menemukan kejadian ini,” katanya seraya berharap cucunya yang hilang (Angga) segera ditemukan, dan berharap masih selamat.

Sementara Kapolres Lotim melalui Kapolsek Pringgabaya, Kompol Ahmad Sutarman saat ditemui tadi malam di Pantai Dedalpak menjelaskan kronologis kejadian. Bahwa sekitar pukul 16.00 Wita kakak adik, Angga dan Arda mandi bersama beberapa anak lainnya di pantai Dedalpak. Namun akibat arus cukup deras, Arda (sang adik) terseret arus. Melihat adiknya (Arda) terseret arus, Angga kemudian berusaha menyelamatkan. “Ia berhasil menyelamatkan adiknya, namun ia sendiri yang kemudian terseret arus dan pusaran air,” jelasnya.

Guna melakukan pencarian, pihaknya kemudian dibantu tim Sabara Polres Lotim, SAR, BPBD dan masyarakat setempat. “Namun lantaran kondisi malam dan ombak besar, kita belum bisa melakukan pencarian di dalam air. Tim gabungan akan kita sebar menelusuri bibir pantai,” jelasnya.

Hingga pukul 22.00 Wita tadi malam, pencarian masih terus dilakukan dengan menyusuri pantai. Bila tidak berhasil ditemukan, maka rencananya besok pagi (pagi ini, red), tim pencrian akan kembali turun melakukan pencarian korban, termasuk melakukan penyelaman. Ia berharap agar korban segera dapat ditemukan. (lal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid